Senin, 26 Februari 2018 | 06.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

KPK akan periksa 46 mantan anggota DPRD Sumut

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 WIB

IMG-29645

Mantan Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. FOTO: Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memeriksa mantan 46 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada akhir Januari mendatang.

Pemeriksaan ini merupakan pengembangan dari perkara suap pembahasan dan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara 2014, yang menjerat mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

“Iya benar, kemungkinan pemeriksaan akan dilakukan pada akhir Januari nanti,” kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/1).

Tak hanya Gatot, kasus ini juga melibatkan sejumlah pimpinan DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014, seperti Saleh Bangun dari Partai Demokrat dan Chaidir Ritonga dari Partai Golkar.

Kasus ini juga diduga melibatkan pimpinan DPRD periode 2014-2019 seperti Ajib Shah dari Partai Golkar dan Muhammad Affan dari PDIP.

Meski demikian Febri belum dapat berbicara banyak mengenai pengembangan kasus ini karena masih dalam tahap penyelidikan.

Termasuk dugaan puluhan mantan legislator yang bakal diperiksa itu turut menerima aliran dana dari Gatot terkait pembahasan dan pertanggungjawaban APBD Sumut.

“Saya belum bisa bicara banyak, ini masih penyelidikan,” katanya.

Dalam kasus sebelumnya, sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 menerima hadiah atau janji dari Gatot terkait sejumlah hal, seperti persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2012, persetujuan perubahan APBD Tahun Anggaran 2013 dan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2014.

Aliran dana dari Gatot kepada DPRD ini juga terkait pengesahan APBD Tahun Anggaran 2015 dan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2014.

Terakhir, mereka menerima aliran dana dari Gatot atas penolakan penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2015.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...