Kamis, 22 Februari 2018 | 21.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Novanto dorong Golkar rekrut Fahri Hamzah

Novanto dorong Golkar rekrut Fahri Hamzah

Reporter : Yudi Andriansyah | Senin, 5 Februari 2018 - 17:05 WIB

IMG-30036

Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto (kiri) tengah berdiskusi dengan kuasa hukumnya pada sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (11/1). FOTO: Antara/Sigid Kurniawan

Jakarta, kini.co.id – Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengatakan Fahri Hamzah merupakan orang yang sangat ia hormati dan tepat menjadi bagian dari Golkar.

Ia juga menilai Fahri memiliki karakter yang sangat setia dan cerdas, untuk itu Novanto mendorong agar Partai Golkar merekrutnya.

“Sekarang tergantung pendekatan-pendekatan kepada Pak Fahri, karena dia selalu memikirkan kepentingan bangsa, itu sosok Fahri Hamzah,” kata Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (5/2).

Menurut Novanto, jika dirinya masih duduk sebagai orang nomor satu di Golkar, tentu ia akan berembuk dengan ketua DPP Golkar lainnya soal Fahri Hamzah. Bahkan, ia berani memprioritaskan Fahri Hamzah untuk gabung dengan Golkar. 

Fahri juga dimata Novanto merupakan orang yang mudah diajak bicara soal rakyat, negara, dan betul-betul orang yang berkomitmen tinggi.

Namun, keputusan Golkar untuk merekrut Fahri kini bukan lagi di tangannya, melainkan bergantung keputusan ketua umum Golkar.

“Tentu kita serahkan kepada saudara Airlangga, kalau saya secara pribadi bukan hanya beruntung, tapi sayang kalau enggak bisa dapat seorang Fahri,” ungkapnya.

Fahri sendiri mengakui beberapa partai telah mengajaknya bergabung, antara lain Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, NasDem, PAN, PPP, dan Hanura.

DPP Golkar juga telah secara terang-terangan menyatakan ketertarikan meminang Fahri. Partai berlambang pohon beringin ini bakal terbuka untuk politikus yang sempat dipecat PKS itu.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...