Kamis, 22 Februari 2018 | 21.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Pengamat sebut Jokowi panik soal BEM UI akan dikirim ke Asmat

Pengamat sebut Jokowi panik soal BEM UI akan dikirim ke Asmat

Reporter : Bayu Putra | Senin, 5 Februari 2018 - 17:16 WIB

IMG-30037

Mahasiswa UI berdiri dan mengacungkan kertas sebesar map berwarna kuning (kanan) dan meniup peluit ke arah Presiden Joko Widodo dan Rektor UI Prof Muhammad Anis. FOTO: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Jakarta, kini.co.id – Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai, pernyataan presiden Jokowi yang akan mengirim BEM UI ke daerah yang dihuni suku Asmat di Papua adalah bentuk pernyataan yang penuh kekhawatiran akan kebangkitan mahasiswa.

“Bentuk kepanikan pemerintah yang tak siap dikritik,” tandas Pengamat Politik ini kepada wartawan melalui siaran persnya di Jakarta, Senin (5/2).

Menurutnya, mengirim mahasiswa ke daerah yang merupakan tanggungjawab pemerintah sama saja pemerintah mau lepas tangan dengan kondisi yang ada.

“Kalau Jokowi mau kirim BEM ke Asmat, menurut saya kurang pas. The righ man on the righ place, mahasiswa bukan eksekutif,” tegasnya.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran yang istimewa yang dikelompokkan dalam tiga fungsi, pertama, sebagai agent of change, kedua, sebagai social control, dan ketiga, sebagai iron stock.

“Dengan fungsi tersebut, tugas besar diemban mahasiswa yang diharapkan dapat mewujudkan perubahan bangsa yang sudah sangat semrawut ini. Tidak relevan presiden Jokowi mengirim atau menantang balik mahasiswa BEM UI ke Asmat, untuk mengetahui kondisi lapangan di sana. Karena yang menyelesaikan problem gizi buruk dan campak di Asmat bukan tugas mahasiswa, namun Jokowi yang harus mencarikan solusi terhadap persoalan fundamental di sana,” sindirnya.

Kalau misalnya soal tenaga kesehatan yang kurang, menurutnya, maka tenaga kesehatan yang dikirimkan ke sana.

“Bagaimana logika dan ceritanya tiba-tiba mahasiswa BEM dikirimkan ke Asmat. Pertanyaannya sederhana, mau ngapaian BEM UI di sana,  lelucon politik,” sindir dia.

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan atau berkeinginan mengirim BEM UI ke daerah pemukiman yang dihuni suku Asmat di Papua yang tengah dilanda KLB gizi buruk dan campak.

Pernyataan tersebut terlontar pasca adanya insiden pemberian kartu kuning yang dilakukan oleh ketua BEM UI Zaadit Taqwa saat acara dies natalis UI di Balairung kampus UI, Jumat (2/2). []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...