Kamis, 22 Februari 2018 | 21.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dua napiter bebas tanpa syarat, satu lainnya menyusul bulan ini

Dua napiter bebas tanpa syarat, satu lainnya menyusul bulan ini

Senin, 5 Februari 2018 - 20:10 WIB

IMG-30038

Terdakwa simpatisan ISIS Koswara alias Abu Ahmad (kiri) tiba di PN Jakarta Barat, Selasa (9/2/2016). FOTO: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta, kini.co.id – Harun Nur Rosyid dan David Kurniawan, dua terpidana kasus terorisme yang juga dikenal lihai merakit bom telah dibebaskan setelah menjalani masa hukumannya.

Harun Nur Rosyid yang mendekam di Lapas Nusakambangan Pasir Putih, David Kurniawan di Lapas Nusakambangan Besi sama-sama dibebaskan pada Jumat (5/1) lalu.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Adek Kusmanto, dua orang itu dinyatakan bebas karena sudah memenuhi masa tahanannya.

Harun Nur Rosyid bin Warso Suwito diganjar bersalah pada tahun 2012 setelah sebelumnya tim Densus menemukan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan sebagai bahan baku bom berupa 2 senjata, dokumen-dokumen belerang, pipa dan regulator, saat menggeledah rumah Harun di Kampung Tegal Arum, Jl Sumpah Pemuda RT 2 RW 31, Mojosongo, Solo, Jateng. 

Sementara David Kurniawan alias Kalas Nikov alias Nikov alias Budi alias Mbah bin Rasyid ditahan pada 2013.

“Keduanya sudah dibebaskan karena telah habis menjalani masa pidananya. Apabila setelah bebas kedua orang ini mengulangi kembali perbuatannya, maka bisa dikenakan kembali UU Teroris. Pengawasan dan pembimbingan setelah bebas menjadi tanggung jawab BNPT dan TNI/POLRI,” kata Adek, Senin (5/2) dilansir Antara.

Selain kedua napiter tersebut, satu terpidana teroris lainnya yakni Dzulkifli Lubis, dari kelompok Sukoharjo yang divonis delapan tahun penjara pada 1 Februari 2012 silam akan dibebaskan pada 15 Februari 2018.

“Iya Dzulkifli akan bebas pada 15 Februari,” tambah Adek.

Dzulkifli dinyatakan terbukti telah memberi bantuan, membeli, menyimpan dan menguasai serta menjual amunisi Saiful Mubaroq alias Jakim alias Zakim yang divonis lima tahun penjara.

Seperti terpidana lainnya Dzulkifli saat divonis sempat memprotes putusan hakim dengan teriakan takbir. “Allahuakbar! Persidangan ini kedzaliman,” teriaknya, pada Rabu (1/2/2012) silam.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...