Kamis, 22 Februari 2018 | 21.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>GMF AeroAsia ungkap dua karyawannya jadi korban longsor underpass

GMF AeroAsia ungkap dua karyawannya jadi korban longsor underpass

Reporter : Yudi | Selasa, 6 Februari 2018 - 09:22 WIB

IMG-30055

Korban longsor underpass Soekarno-Hatta, Dianti Putri Dyah Ayu. FOTO: Istimewa

Tangerang, kini.co.id – VP Corporate Secretary PT GMF AeroAsia Tbk M Arif Faisal menyampaikan duka mendalam atas peristiwa longsornya tembok underpass di jalan perimeter selatan Bandara Soekarno-Hatta.

Dua karyawannya di bagian financial analyst. menjadi korban dan salah satunya meninggal.

Faisal mengatakan, pihak manajemen mendapatkan kabar dua karyawan GMF atas nama Dianti Diah Ayu Cahyani Putri (karyawan tetap) dan Mukhmainna Syamsuddin (karyawan outsourcing) menjadi korban.

“Korban pada saat kejadian kecelakaan baru saja pulang kantor menuju rumah mengendarai kendaraan Honda Brio A 1567 AS (dikendarai oleh Putri),” ujarnya dalam siaran pers kepada wartawan, Selasa (6/2).

Faisal menjelaskan Putri sudah berhasil dievakuasi dini hari tadi pukul 03.00 WIB dan dilarikan ke RSUD tangerang lalu dirujuk ke RS Mayapada. Setelah diobservasi mengalami patah tulang besar di paha, traumatic di leher, napas dan detak jantung tidak stabil.

“Pagi ini Putri mengembuskan napas terakhir pukul 06.47 WIB karena melemah kondisinya setelah 10 jam tertimbun longsor. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Serang, Banten,” kata Faisal.

Sementara karyawan atas nama Mukhmainna (24) pagi tadi jam 7 sudah berhasil dievakuasi setelah 14 jam berada di lokasi untuk dibantu evaluasi dan telah dilarikan ke RS Siloam Karawaci.

“Manajemen sangat menyesalkan kejadian ini dan berduka sedalam-dalamnya. Kami berterima kasih kepada semua pihak masyarakat sekitar, Basarnas, AP2, kepolisian, Danrem, dan semua pihak yang membantu proses evakuasi korban,” ucapnya.

“Kami manajemen GMF akan bertanggungjawab kepada kedua korban, dan akan menanggung penuh seluruh biaya perawatan dan diberikan fasilitas yang terbaik,” pungkas Faisal. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...