Kamis, 22 Februari 2018 | 21.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Viostin DS yang Tercemar DNA Babi Sebagian Besar di Pulau Jawa

Viostin DS yang Tercemar DNA Babi Sebagian Besar di Pulau Jawa

Reporter : Fadilah | Selasa, 6 Februari 2018 - 13:35 WIB

IMG-30068

Viostin DS. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – PT Pharos Indonesia buka suara mengenai Viostin DS yang mengandung DNA babi. Mereka menyampaikan bahwa tidak benar suplemen tersebut mengandung babi, yang ada adalah bahan baku produk tersebut tercemar oleh DNA babi.

Director of Corporate Communication PT Pharos Indonesia; Ida Nurtika mengatakan sebagian besar produk Viostin DS yang tercemar itu berada di Pulau Jawa.

“Titik kritis dimana saja terindikasi sebarannya sebenarnya tidak terlalu luas, sudah aman. Wilayahnya di sekitar pulau jawa,” tuturnya dalam Konferensi Pers di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa, (6/2/2018).

Kemungkinan, kata Ida, hanya sekitar 2600 box Viostin DS yang tercemar kandungan babi dari seluruh puluhan ribu box yang telah diproduksi pada tahun lalu.

Meski demikian, sambung Ida, untuk menjaga kenyamanan para konsumen, Pharos memilih menarik semua produk Viostin DS yang telah beredar di seluruh Indonesia.

“Penarikan ini membutuhkan waktu sekitar enam bulan,” ucapnya.

Penarikan sendiri telah dilakukan sejak akhir November 2017 lalu, artinya penarikan akan selesai dalam waktu 3 bulan ke depan.

Selama itu, Pharos baru berhasil menarik sekitar 70-80 persen produk Viostin DS yang ada di Pasaran.

“Kenapa ini lama, karenakan ada yang tercecer-cecer seperti di toko kecil,” jelasnya.

Oleh karena itu, PT Pharos Indonesia juga memfasilitasi konsumen yang ingin mengembalikan produk. Konsumen dapat menghubungi layanan kontak pelanggan di 08111666973 atau 085776252272.

“Jika ada pelanggan misal sudah beli dan tinggal ada empat tablet lagi, mau dikembalikan. Bisa datangi oulet atau apotik tempat anda membeli. Jika ada kesulitan bisa menghubungi nomor yang sudah kami sebutkan tadi,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...