Senin, 26 Februari 2018 | 08.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Menteri Basuki sebut penanganan longsor Puncak butuh sepekan

Menteri Basuki sebut penanganan longsor Puncak butuh sepekan

Selasa, 6 Februari 2018 - 19:53 WIB

IMG-30088

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau lokasi longsor Riung Gunung, Bogor pada Selasa (6/2). FOTO: Humas KemenPUPR.

Bogor, kini.co.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan proses penanganan lokasi longsor di jalur Puncak, Bogor akan secepatnya dikerjakan. Dia berharap jalur Puncak dapat kembali dibuka.

“Saya sudah lihat semuanya. Saya kira ada bidang-bidang gelincir yang harus segera kami tangani,” kata Basuki saat meninjau lokasi longsor Riung Gunung, Bogor pada Selasa (6/2) seperti dilansir Antara.

Dia memperkirakan dibutuhkan waktu sekitar seminggu untuk melakukan penanganan titik longsor di jalur puncak. “Segera kami tangani langsung, mudah-mudahan tidak terlalu lama menutup jalan,” kata dia.

Menurut Basuki, titik-titik yang mengalami longsor akan segera ditangani sehingga jalan bisa dibuka kembali dan dapat dilalui masyarakat. 

Basuki mencatat total ada enam titik lokasi longsor yang dia pantau. Titik-titik itu ada di hutan pinus, Gunung Mas, Riung Gunung, dan At Ta-awun. Menurut dia, material tanah yang ada di titik-titik longsor harus diturunkan semua, termasuk yang rawan longsor.

“Mendingan (lebih baik) kami kupas, lalu jalannya kita geser, jadi lebih kuat dan jalur bisa dibuka. Setelah itu baru kami tangani yang bagian bawah,” kata Basuki.

Basuki mengatakan sudah ada rencana penataan kawasan Puncak yang dilakukan oleh Pemkab Bogor. Pedagang yang ada di sepanjang jalan juga direlokasi di tanah-tanah milik negara yang telah disiapkan.

“Kami sudah koordinasikan soal ini dan pemindahan pedagang ini juga ditangani oleh Pemkab Bogor,” kata Basuki.

Kejadian longsor di jalur puncak terjadi pada Senin, 5 Februari 2018. Longsoran tanah di sejumlah titik jalur itu menutup jalan dan terdapat beberapa tiang listrik roboh serta pohon tumbang. Belum ada laporan resmi mengenai total jumlah korban jiwa akibat bencana ini. Hingga sekarang tercatat masih ada 5 orang warga Kampung Maseng masih tertimbun longsoran yang terjadi di kawasan Puncak, Bogor. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...