Kamis, 22 Februari 2018 | 21.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Korban Penipuan, 7 TKI di Beijing Dipulangkan

Korban Penipuan, 7 TKI di Beijing Dipulangkan

Reporter : Ari Syahputra | Rabu, 7 Februari 2018 - 09:43 WIB

IMG-30095

Ilustrasi TKI

Jakarta, kini.co.id – Termakan iming-iming gaji besar, 7 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menjadi korban penipuan.

Dan saat ini Kedutaan Besar RI di Beijing Cina telah memulangkan mereka ke Indonesia.

Atase Imigrasi KBRI Beijing Tato Juliadin Hidayawan di Beijing menyebut mereka dipulangkan setelah ada Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

“Sebelum menerbitkan SPLP, atase Imigrasi telah mendatangi para TKI korban penipuan tersebut di beberapa sel tahanan Kantor Keamanan Publik (PSB) di Cina,” ujarnya, Rabu (7/2/2018).

TKI tersebut mengaku tergiur tawaran kerja dengan gaji tinggi yakni 7.000 RMB atau Rp14 juta per bulan.

Nyatanya mereka menerima upah di bawah perjanjian. Bahkan ada yang hanya menerima 1.000 RBM selama dua bulan bekerja.

Adapun 7 TKI yang dipulangkan selama 2017 adalah Siti Melia yang mengaku tiba ke Beijing pada 8 Juni 2017 dengan menggunakan visa turis.

Nuripah, menyerahkan diri kepada aparat berwajib di Beijing karena terus diliputi rasa khawatir setelah bekerja secara ilegal selama dua tahun di negeri Tirai Bambu itu.

Ira Chaerunisya yang juga memilih menyerahkan diri kepada polisi setelah hanya menerima gaji sebesar 1.000 RMB selama dua bulan bekerja. Ia dijanjikan menerima gaji sebesar 7.000 RMB per bulan.

Sukma Lauren, awak kapal pencari ikan, turut dipulangkan ke Tanah Air karena kedapatan tinggal di Kota Dalian melampaui batas waktu.

“Selain empat orang di atas, kami juga menerbitkan SPLP untuk tiga orang lagi yang kasusnya hampir sama. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, SPLP yang kami terbitkan untuk mereka tanpa biaya setelah kami mendapatkan surat keterangan pejabat pemerintahan asing dan surat bebas dari tahanan,” kata Tato.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...