Kamis, 22 Februari 2018 | 21.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Hasto bantah kader PDI Perjuangan bukan PKI

Hasto bantah kader PDI Perjuangan bukan PKI

Reporter : Yudi Andriansyah | Rabu, 7 Februari 2018 - 13:52 WIB

IMG-30101

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta, kini.co.id – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan tak ada kader partainya sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sejak awal berdirinya partai ini, kata dia memegang teguh prinsip dan ideologi Pancasila. 

Demikian hal itu disampaikan Hasto yang dihadirkan sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Ustaz Alfian Tanjung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/2).

Hasto juga menegaskan sesuai dengan AD/ART, PDIP berasaskan Pancasila.

“Dalam pendidikan kaderisasi diajarkan bahwa komunisme bertentangan dengan Pancasila. PKI ditetapkan sebagai partai terlarang,” ucap Hasto.

Hasto bilang PDI Perjuangan tetap konsisten melarang PKI dengan memegang teguh toleransi dan nilai-nilai Pancasila yang diterapkan kepada kadernya.

“Salah satunya, ada banyak kader PDI Perjuangan yang merupakan alumni HMI dan juga di NU. “Seperti Ahmad Basarah,” tambahnya.

Hasto menjelaskan pertama kali mengetahui tuduhan 85 persen anggota tergabung PKI oleh Ustaz Alfian Tanjung dari cuitan twitter pribadinya.

Dia juga sempat membaca pemberitaan soal itu di sejumlah media online. 

Oleh karena itu, kata dia tindakan hukum lebih lanjut terhadap Ustaz Alfian Tanjung merupakan keputusan yang tepat.

Sebab, ia dan seluruh kader PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab penuh dalam melindungi partainya. 

Dengan adanya tuduhan itu, kata Hasto berpengaruh secara serius dan berdampak merugikan partainya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...