Kamis, 22 Februari 2018 | 21.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Pembangunan Keretaapi Cepat Hingga Yogya dan Solo Dipertanyakan

Pembangunan Keretaapi Cepat Hingga Yogya dan Solo Dipertanyakan

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 7 Februari 2018 - 14:02 WIB

IMG-30102

Kereta api listrik (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Komisi V mempertanyakan rencana pemerintah meneruskan pembangunan kereta api cepat hingga Yogyakarta dan Solo. Rencana awal, proyek itu cuma untuk jurusan Jakarta-Bandung.

“Kalau sekarang pemerintah mengubah konsep lagi dari Jakarta-Bandung ditambah Yogyakarta-Solo, itu dasar hukumnya apa? Kami mengingatkan pemerintah jangan sampai melakukan malaadministrasi,” ujarnya di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, Rabu (7/2).

Politisi Gerindra ini menambahkan, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 107 Tahun 2015 tentang Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Salah satu bunyinya, proyek tersebut tak mendapat jaminan dari pemerintah serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Lalu, diterbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2016. Pasal 25 pada Perpres itu disebutkan, pemerintah menjamin risiko terhadap Proyek Strategis Nasional.

“Kalau sekarang berubah lagi menjadi Jakarta-Bandung-Yogya-Solo, itu hak pemerintah. Tapi, tolong lakukan mekanisme secara benar, apakah itu sudah masuk di RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional?” tanya Nizar.

“Kedua, bagaimana statusnya dengan PSN (Proyek Strategis Nasional), di mana locus-nya itu hanya Jakarta-Bandung, Jakarta-Surabaya. Hanya itu untuk kereta api. Kalau penambahan locus Yogya-Solo, dasar hukumnya apa?” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...