Kamis, 22 Februari 2018 | 21.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>DPR berharap kepemimpinan Buwas di BNN diperpanjang

DPR berharap kepemimpinan Buwas di BNN diperpanjang

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 7 Februari 2018 - 15:43 WIB

IMG-30113

Akbar Faizal, anggota Komisi III DPR dari Fraksi NasDem. FOTO: KiniNews/Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso mendapatkan apresiasi dari mayoritas anggota Komisi III. Di bawah kepemimpinannya, BNN menjadi lebih bergigi dan menjadi musuh yang sebenarnya bagi para bandar narkoba.

“Untuk pertama kalinya,  BNN itu sangat bergigi sekali di tangan anda,  Pak Budi Waseso. Kita merasakan narkoba mendapatkan musuh yang sebenarnya,” kata Akbar Faizal dalam rapat antara Komisi III dengan Kepala BNN di kompleks Parlemen, Selasa (6/2).

Menurut Akbar,  narkoba telah menjadi salah satu musuh utama bangsa Indonesia saat ini. Saking mengerikannya, politisi NasDem ini menggambarkan bagaimana rusaknya generasi muda karena barang haram ini. 

“Kita masing-masing pasti punya pengalaman pribadi. Orang dekat kita berhadapan dengan yang namanya narkoba.  Saat saya dulu masih di Makasar, tidak pernah ada yang membayangkan ada namanya kampung Narkoba, kampung Sapiria, lebih parah daripada kampung Ambon di Jakarta,” tegas legislator Sulawesi Selatan II ini.

Melihat prestasi yang ditunjukkan Buwas, Akbar menambahkan perlu ada kepemimpinan selanjutnya di BNN yang memiliki gaya kepemimpinan serupa.

“Maka sangat wajar,  jika teman-teman di Komisi III ini sangat mengharapkan kepada Presiden Jokowi agar Bapak bisa diperpanjang masa tugasnya. Kami memahami,  sebentar lagi,  Maret 2018,  bapak akan memasuki masa pesiun, mau istirahat. Tapi kayanya bapak tidak boleh pensiun dulu deh, kalau lihat maraknya narkoba saat ini,  mengerikan sekali, ” tuturnya.

Namun demikian, Akbar melanjutkan, di balik kesuksesan BNN pusat mengungkap peredaran narkoba, masih belum berbanding lurus dengan kinerja BNN di tingkat provinsi.

“Terkadang apa yang sudah menjadi kebijakan di atas (BNN pusat)  masih belum sampai di bawah,  mohon bapak bisa mengkomunikasikan dengan teman-teman BNN di daerah,” ungkapnya.

“Tanpa sungkan dalam forum ini,  saya dan kawan-kawan meminta agar bisa dilibatkan dalam program-program BNN yang ada di daerah. Karena jujur kita telah darurat narkoba, Pak Buwas, walau belum diminta saya telah melakukannya yakni dengan mewakafkan diri untuk membantu memerangi narkoba dengan memberikan ceramah kepada para mahasiswa dari kampus ke kampus terkait bahaya narkoba,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan politisi PDIP Arteria Dahlan, yang mengapresiasi kinerja Buwas.

Arteria menambahkan, kalaupun Buwas harus diganti karena memang masa jabatannya sudah berakhir, maka dia minta penggantinya haruslah sepadan.

Namun demikian dia menolak jika penggantinya hanya sekedar pengganti saja dan tidak memiliki kemampuan yang sepadan. Apalagi bagi dirinya narkotika adalah ancaman serius bagi genarasi bangsa Indonesia. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...