Kamis, 22 Februari 2018 | 21.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Tetapkan Politisi PKS, Yudi Widiana Tersangka TPPU

KPK Tetapkan Politisi PKS, Yudi Widiana Tersangka TPPU

Reporter : Fadilah | Rabu, 7 Februari 2018 - 19:37 WIB

IMG-30122

Politisi PKS, Yudi Widiana menjalani pemeriksaan di KPK. FOTO: Antara

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Politikus PKS, Yudi Widiana sebagai tersangka. Setelah ditetapkan sebagai tersangka suap, kini Yudi ditetapkan tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Jubir KPK, Febri Diansyah menjelaskan Yudi diduga beberapa kali menerima hadiah atau janji beberapa kali terkait dengan proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) TA 2015 dan 2016.

“Kemudian juga YWA diduga menerima dari proyek-proyek lain yang ada di Maluku dan Kalimantan. Sekurang-kurangnya YWA diduga menerima dan mengelola sejumlah kekayaan dari hasil kejahatan Rp 20 miliar,” tutur Febri di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu, (7/2).

Kata Febri, uang hasil kejahatan tersebut diduga sebagian disimpan secara tunai dan sebagian diubah dengan aset baik yang bergerak maupun tidak bergerak.

“Seperti sejumlah tanah di sejumlah lokasi dan juga rumah ada sebidang tanah tanpa rumah dan ada juga tanah yang juga ada rumahnya dan mobil diduga menggunakan nama pihak lain,” kata Febri.

Febri menyebut hal tersebut dilakukan diduga untuk menyamarkan asal-usul, sumber, lokasi, peruntukan, pengalihan hak-hak atau kepemilikan, yang sebenarnya atas harta kekayaan yang diketahui atau patut diduga hasil tindak pidana korupsi.

Atas perbuatannya itu, Yudi disangkakan melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Sebelumnya Yudi sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dalam proyek di Kementerian PUPR.

Dalam kasus suap proyek PUPR, Yudi didakwa menerima suap lebih dari Rp 11 miliar dari Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng.

Yudi didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 KUHP. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...