Kamis, 22 Februari 2018 | 21.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Komisi III Berharap Ada Pengganti Buwas dari Internal BNN

Komisi III Berharap Ada Pengganti Buwas dari Internal BNN

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 8 Februari 2018 - 11:55 WIB

IMG-30139

Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas)

Jakarta, kini.co.id – Menjelang berakhirnya masa jabatan Buwas sebagai Kepala BNN pada awal Maret 2018 mendatang, Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil berharap Presiden Joko Widodo menunjuk calon pengganti Kepala BNN Komjen Polisi Budi Waseso (Buwas) dari internal BNN.

“Jika tidak, maka keinginan Presiden Jokowi memerangi narkoba akan dimaknai sebagai ‘perang-perangan’ saja,” ujar Nasir kepada wartawan melalui siaran persnya di Jakarta, Kamis (8/2).

Di samping memasuki masa pensiun di kepolisian, lanjut Nasir, umur Buwas juga sudah melewati batas seperti yang diatur oleh undang-undang. Politisi asal Dapil Aceh ini juga mengingatkan tugas menjadi Kepala BNN harus mampu menjaga integritas.

“Kepala BNN itu godaan uangnya tak terhitung karena sindikat narkoba ingin menyuap aparat penegak hukum agar bisnis haramnya bebas keluar dan masuk. Jika tidak punya integritas, maka akan tunduk dengan keinginan sindikat,” tuturnya.

Lebih jauh, Nasir menilai selama dua setengah tahun memimpin BNN, Buwas telah menunjukkan integritas dan kemauan yang kuat untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

Usahanya membuat modul dan kurikulum pendidikan anti narkoba untuk pelajar sangat diapresiasi oleh Komisi III DPR RI. Bahkan, berbagai penangkapan kasus narkoba serta menggagalkan penyeludupan narkoba ke Indonesia juga sukses ditangan Buwas dan anggotanya.

“Buwas itu memang buas dengan sindikat dan bandar narkoba. Ia juga telah meningkatkan kualitas panti-panti rehabilitasi narkoba dimana sebelumnya tidak memiliki acuan yang sama,” jelasnya.

Dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI dan BNN baru-baru ini, Nasir juga menyinggung, tentang regenerasi di tubuh BNN.

“Jika Buwas diperpanjang kita setuju. Tapi regenerasi akan mandek. Saya pikir ada beberapa deputi di BNN saat ini yang layak menggantikan Buwas, misalnya Arman Depari,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan pemerintah agar tidak main-main dalam memerangi narkoba dan memberikan pengetatan dan hukuman yang maksimal kepada jaringan sindikat narkoba.

Selain itu peningkatan anggaran pemberatnasan narkoba juga perlu diperhatikan.

“Anggaran BNN wajib ditambah dan gedung untuk mereka berkantor juga perlu dibangun agar tidak menumpang dengan institusi lainnya,” tandasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...