Kamis, 22 Februari 2018 | 21.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Wakil Ketua Pansus Angket Sebut Putusan MK Sudah Tepat

Wakil Ketua Pansus Angket Sebut Putusan MK Sudah Tepat

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 9 Februari 2018 - 15:03 WIB

IMG-30181

Wakil Ketua Pansus Angket KPK, dari Fraksi Partai NasDem Taufiqulhadi. FOTO: Istimewa/Fraksi NasDem.

Jakarta, kini.co.id – Taufiqulhadi yang merupakan Wakil Ketua Pansus Angket KPK mengatakan, bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan status Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi objek Angket DPR sudah sangat tepat.

“Saya sangat menghargai keputusan MK ini, dengan demikian mulai saat ini tidak ada lagi keragu-raguan setelah beberapa bulan terombang-ambing tentang fungsi pengawasan DPR terhadap KPK,” kata Anggota Komisi III DPR RI ini kepada Kini.co.id melalui keterangan tertulisnya, Jum’at (9/2).

Politisi NasDem ini melanjutkan, bahwa ada beberapa LSM yang seakan-akan berjuang untuk kebaikan KPK, padahal LSM tersebut berjuang untuk kepentingannya sendiri.

“Ada LSM-LSM tertentu yang statusnya seperti benalu dalam hubungannya dengan KPK, yang berusaha membuat bias. LSM tersebut seakan berjuang untuk kebaikan KPK, padahal LSM itu berjuang untuk kepentingannya sendiri,” paparnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan KPK dapat menjadi objek Hak Angket DPR RI.

Manahan MP. Sitompul selaku Hakim Konstitusi mengatakan, KPK masuk dalam klasifikasi lembaga penunjang di bidang eksekutif. Pasalnya, lembaga anti-rasuah tersebut menjalankan kebijakan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan seperti halnya Polri dan Kejaksaan RI.

Taufiq juga mengungkapkan, bahwa ia berharap pada KPK maupun para pendukungnya, melihat keputusan MK itu secara positif.

“Kini saya berharap, baik KPK maupun para pendukungnya mau melihat keputusan MK itu secara positif. Pansus Angket KPK pun dengan senang hati akan mengakhiri tugasnya, dan di ujung tugas Pansus Angket ini, Tuhan ikut campur tangan dengan menujukkan kepada bangsa Indonesia bahwa perlawanan KPK selama ini tidak benar,” harapnya sekaligus mengakhiri.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...