Kamis, 22 Februari 2018 | 21.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Peran media massa menurut Jokowi

Peran media massa menurut Jokowi

Jumat, 9 Februari 2018 - 16:59 WIB

IMG-30187

Presiden membuka puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018, di Pantai Cimpago, Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (9/2). FOTO: Biro Satpres

Padang, kini.co.id – Presiden Jokowi percaya bahwa masyarakat sangat membutuh peran pers, terutama saat banjirnya informasi di era kemajuan teknologi digital ini.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberi sambutan di acara peringatan Hari Pers Nasional 2018 di Danau Cimpago, Pantai Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2).

Media Massa, kata Jokowi, berperan dalam menyebarkan fakta dan informasi yang benar ke masyarakat. “Saya percaya bahwa di era lompatan-lompatan kemajuan teknologi, di era melimpahnya informasi dan melimpahnya misinformasi, justru pers makin diperlukan,” kata Jokowi. 

Jokowi menjelaskan, media massa harus mampu hadir di tengah lajunya informasi yang berkembang cepat di media sosial. Selain itu, media massa harus mampu membangun kehidupan peradaban dan kebudayaan baru dalam masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menyatakan, saat ini Indonesia mempunyai media massa paling banyak di dunia yang jumlahnya mencapai 47.000, seperti media cetak, radio, televisi dan media online.

Dari jumlah itu, kata Yosep, ada 2.000 media cetak, 674 radio, 523 televisi termasuk lokal, dan selebihnya adalah media daring.

Namun, Yosep menyayangkan karena masih banyak media yang tidak memenuhi syarat tetapi masih tetap eksis karena dibantu APBD. Selain itu, masih banyak wartawan yang tidak memiliki kompetensi dan tidak memiliki pengetahuan jurnalistik yang cukup.

Hingga saat ini, kata Yosep, baru ada 14 ribu wartawan yang terdaftar memiliki kompetensi. 

Untuk itu, pada puncak peringatan Hari Pers Nasional ini Yosep mengimbau agar kebebasan pers tidak dijadikan momentum untuk memproduksi berita bohong atau hoaks. 

Acara peringatan Hari Pers Nasional ini turut pula dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Efendi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Djalil, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 20:01 WIB

Polemik UU MD3 harus jadi pelajaran bagi DPR

Meski telah disahkan, revisi UU MD3 menimbulkan polemik. Beberapa pasal dinilai publik terlalu berlebihan, khususnya dalam hak imunitas anggota DPR. ...
PT Waskita akui lalai dalam pemasangan  girder non standar
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:55 WIB

PT Waskita akui lalai dalam pemasangan girder non standar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengakui adanya kelalaian dalam sejumlah proyek infrastruktur terutama pengerjaan konstruksi jalan melayang (elevated). Ketelitian pemasangan ...
Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:42 WIB

Elvy Sukaesih akan diperiksa sebagai saksi Dhawiya

Penyidik Polda Metro Jaya bakal memeriksa pedangdut Elvy Sukaesih terkait penyalahgunaan narkoba yang menyeret ketiga anaknya Dhawiya Zaida, Syehan dan Ali Zaenal Abidin."Dipanggil ...
Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara  BNPB
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:31 WIB

Daftar korban longsor Brebes menurut data sementara BNPB

Tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melakukan upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir ...
Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 19:16 WIB

Banyak Politisi yang Numpang Tenar, Novel Diminta Hati- hati

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke Indonesia setelah 10 bulan lamanya menjalani perawatan di RS ...
Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 16:04 WIB

Kembali ke Indonesia, KPK Pastikan Keamanan Novel Baswedan

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah kembali ke tanah air setelah melakukan perawatan di sebuah Rumah Sakit ...