Senin, 26 Februari 2018 | 08.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Zumi Zola Bantah Asetnya yang Disita KPK Hasil Gratifikasi

Zumi Zola Bantah Asetnya yang Disita KPK Hasil Gratifikasi

Reporter : Fadilah | Jumat, 9 Februari 2018 - 19:57 WIB

IMG-30192

Gubernur Jambi Zumi Zola. FOTO: Antara

Jakarta, kini.co.id – Gubernur Jambi Zumi Zola membantah jika aset berupa tanah dan bangunan yang disita oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada saat penggeledahan beberapa waktu lalu merupakan hasil gratifikasi.

Hal tersebut dikatakannya melalui Pengacara Muhammad Farizi.

Kata Farizi, aset berupa tanah dan bangunan di Tanjung Jabung itu sudah ada sebelum Zumi Zola memiliki penghasilan. Dengan kata lain aset tersebut bukan milik Zola melainkan milik orang tuanya.

“Bukan (hasil gratifikasi). Rumah yang di Tanjung Jabung Timur itu bukan rumah pribadi tapi milik ortunya dan barang itu sudah ada sebelum Zumi Zola menjadi apa-apa dan menghasilkan duit,” tutur Farizi di Ariobrimo Sentral, Jakarta Selatan, Jumat, (9/2).

Menurut Farizi, kliennya siap membuktikan itu, jika nantinya hal tersebut diklarifikasi baik oleh penyidik maupun Jaksa KPK.

“Berkaitan dengan adanya dugaan menerima gratifikasi itu, Zumi Zola siap melakukan klarifikasi atas barang-barang dan aset yang didapat dari penggeledahan KPK tersebut dengan sejelas-jelasnya,” katanya.

Sementara itu saat disinggung apakah pihaknya sudah memiliki bukti fisik untuk menyangkal sangkaan KPK itu?

“Ya kalau bukti secara fisik kan baru Zumi yang tahu yah. Bukti apanya yah nanti yah, karena kami kan hanya kuasa hukum, dampingi saja yah,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...