Senin, 26 Februari 2018 | 08.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penyerang gereja Santa Lidwina Bedog terpapar radikalisme

Penyerang gereja Santa Lidwina Bedog terpapar radikalisme

Reporter : Yudi Andriansyah | Minggu, 11 Februari 2018 - 23:12 WIB

IMG-30205

Pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog, Sleman, DIY, Ahad (11/2). FOTO: Polda DIY.

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan hasil penelusuran organisasinya terhadap latar belakang pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog, di kawasan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menurut Yaqut, berdasarkan informasi yang diterima oleh GP Ansor, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog terindikasi terpapar radikalisme agama usai Pilkada DKI Jakarta.

Dia mencatat, pelaku yang bernama Suliyono tersebut berstatus sebagai mahasiswa dan pernah menjadi santri di sebuah Pesantren di Magelang, Jawa Tengah.

Karena itu, dia mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan gereja tersebut. Dia juga khawatir penyerangan ini tidak hanya berkaitan dengan motif isu agama tapi juga politik.  

“Kami minta aparat kepolisian usut tuntas kasus ini dan apa motif di belakangnya,” kata Yaqut dalam keterangan resminya Ahad (11/2) malam.

Penyerangan Gereja St Lidwina Bedog dilakukan oleh Suliyono dengan bersenjata pedang. Dia mengamuk di dalam gereja itu saat ibadah Misa Ekaristi berlangsung pada Minggu pagi, 11 Februari 2018. 

Serangan Suliono melukai lima orang. Tiga jemaat dan satu pastor, yakni Romo Karl Edmund Prier, terluka dan sedang dirawat di RS Panti Rapih. Seorang polisi yang hendak meringkus Suliyono, yakni Aiptu Munir, juga terkena sabetan pedang. 

Pihak kepolisian masih menyelidiki motif maupun identitas lengkap Suliyono. Humas Polda DIY, AKBP Yulianto, saat diwawancarai reporter Tirto pada hari ini, menyatakan Suliyono tercatat asal Banyuwangi dan berstatus sebagai mahasiswa di salah satu kampus di Magelang. 

Suliyono kini dirawat di RS Bhayangkara Polda DI Yogyakarta karena polisi harus menembak kakinya saat melumpuhkan pemudia berusia 22 tahun itu. Menurut dia, Suliyono diketahui sering tinggal berpindah-pindah, dan polisi saat ini sedang menyelidiki di mana saja Suliyono pernah menetap. 

Namun, Yulianto mengatakan polisi masih menyelidiki motif Suliyono melakukan penyerangan ke Gereja Santa Lidwina Bedog. 

“Motifnya belum ada, karena belum di-bap (Berita Acara Pemeriksaan), belum tahu latar belakang dia melakukan itu apa, karena masih dirawat jadi belum di-bap-kan,” terang Yulianto. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...