Senin, 26 Februari 2018 | 08.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Marianus Sae Bungkam Usai Diperiksa KPK

Marianus Sae Bungkam Usai Diperiksa KPK

Reporter : Fadilah | Senin, 12 Februari 2018 - 21:00 WIB

IMG-30232

Marianus Sae mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan. FOTO: Antara

Jakarta, kini.co.id – Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Bupati Ngada Marianus Sae bungkam saat sejumlah wartawan meminta tanggapannya soal kasus suap senilai Rp4,1 miliar yang kini membelitnya sebagai tersangka.

Pria yang juga Calon Gubernur NTT itu terlihat mengenakan rompi oranye KPK usai pemeriksaan. Marianus pun langsung dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Senin (12/2) sore.

Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak mengatakan Marianus Sae ditahan di Rutan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK.

Sementara itu, Vinsentius Maku, pengacara yang menjadi penasehat hukum Marianus, belum bersedia berkomentar banyak tentang agenda pemeriksaan kasus suap ini. 

Vinsentius menyatakan belum mendapatkan surat kuasa dari Marianus Sae untuk menangani perkara kasus suap di KPK.

Oleh karena itu, dia juga enggan menanggapi dugaan bahwa suap yang diterima oleh Marianus akan dipakai untuk kepentingan kampanye. 

Vinsentius mengaku mendatangi KPK pada hari ini dengan sejumlah pengacara lain sebagai perwakilan pihak keluarga Marianus Sae. 

Pengacara lain, Wilvridus Watu yang mengaku sebagai penasihat hukum keluarga Marianus, membantah kasus penyuapan tersebut.

Dia mengklaim mendengar bantahan itu dari Marianus yang sempat berbicara dengan Wilvridus dan para advokat selaku perwakilan keluarga.

“Tadi kami diberikan waktu sedikit bicara dengan pak Marianus. Intinya pak Marianus menyatakan beliau tidak melakukan hal-hal yang dituduhkan kepada beliau,” kata Wilvridus di Gedung KPK. 

Wilvridus menambahkan pihaknya masih perlu mendengar secara lebih mendetil kronologi perkara suap tersebut dariMarianus.

Oleh sebab itu, dia dan sejumlah pengacara lain akan mendatangi Rutan KPK untuk mendengar penjelasan lengkap dari Marianus Sae.

“Pak Marianus tadi sudah menjelaskan kepada kami beliau akan taat hukum dan proses ini beliau akan ikuti apa adanya,” ucapnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...