Senin, 26 Februari 2018 | 08.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Emirsyah Satar, KPK Periksa Petinggi PT Citilink

Kasus Emirsyah Satar, KPK Periksa Petinggi PT Citilink

Reporter : Fadilah | Selasa, 13 Februari 2018 - 10:26 WIB

IMG-30239

Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar saat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di gedung KPK. FOTO: Antara.

Jakarta, kini.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Produksi PT Citilink Indonesia, Hadinoto Soedigno.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan Hadinoto akan diperiksa di kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Rolls Royce PL.C pada PT Garuda Indonesia.

“Yang bersangkutan (Hadinoto Soedigno) akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESA (Emirsyah Satar),” kata Febri, di Jakarta, Selasa, (13/2/2018).

Selain Hadinoto, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang lainnya.

Mereka adalah Pensiunan Pegawai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Capt Agus Wahjudo dan Pegawai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Victor Agung Prabowo.

Sama halnya seperti Hadionoto, keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus dan tersangka yang sama.

KPK sejauh baru menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan suap pembelian pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia.

Kedua tersangka itu yakni, mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo sekaligus Bos PT MRA. ‎

Dalam kasus ini, Emirsyah diduga telah menerima suap dari perusahaan mesin Rolls Royce terkait dengan pengadaan mesin A330-300.

Suap tersebut diberikan Rolls Royce kepada Emirsyah dalam bentuk uang dan barang melalui perantara Soetikno Soedarjo. Hingga saat ini, keduanya belum dijebloskan ke jeruji besi oleh KPK.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...