Senin, 26 Februari 2018 | 08.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ombudsman Sarankan Polisi Periksa Ulang Novel, Ini Kata KPK

Ombudsman Sarankan Polisi Periksa Ulang Novel, Ini Kata KPK

Reporter : Fadilah | Selasa, 13 Februari 2018 - 19:37 WIB

IMG-30256

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah. FOTO: Antara

Jakarta, kini.co.id – Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala menyebut BAP Novel Baswedan terlalu tipis sehingga menunjukkan pemeriksaan tidak berlangsung maksimal. Terkait dengan hal itu, Adrianus pun menyarankan polisi kembali memeriksa Novel.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan jangan sampai Novel Baswedan sebagai korban justru dibebani pengungkapan perkara penyerangan air keras yang menimpanya.

Menurut Jubir KPK, Febri Diansyah kalau korban yang harus membuktikan, itu sama saja aparat kepolisian melemparkan tanggungjawabnya kepada korban. Dengan kata lain aparat kepolisian melepaskan tanggungjawabnya sebagai aparat penegak hukum.

“Novel tidak mungkin tahu siapa yang menyiramnya karena sebelum dia bisa mengetahui itu matanya sudah disiram pada selasa subuh itu. Jadi bagaimana mungkin bertanya pada orang yang menjadi korban penyiraman tersebut,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, (13/2).

Menurutnya penyidik Polri pasti memiliki metode investigatif lain yang lebih sistematis untuk bisa mengungkap kasus tersebut.

Untuk diketahui atas penyerangan tersebut, penyidik senior KPK itu saat ini masih berada di Singapura dan baru saja menjalani operasi tambahan pada mata kirinya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...