Senin, 26 Februari 2018 | 08.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kembangkan kasus Masud Yunus, tiga annggota DPRD Mojokerto diperiksa

Kembangkan kasus Masud Yunus, tiga annggota DPRD Mojokerto diperiksa

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 14 Februari 2018 - 12:34 WIB

IMG-30275

Wali Kota Mojokerto Masud Yunus usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK. FOTO: Antara/Akbar Nugroho Gumay.

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan tiga anggota DPRD Kota Mojekerto periode 2014-2019. Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wali Kota Mojokerto Masud Yunus (MY).

Tiga anggota legislatif daerah yang dipanggil penyidik itu yakni, Hardyah Santi, Udji Pramono, dan Riha Mustafa.

“Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MY,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (14/2).

KPK juga memanggil Kepala Badan Pembinaan Pengusahaan Kontraktor Asing (BPPKA) Kota Mojokerto, Agung Moeljono. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama.

Masud Yunus ditetapkan sebagai tersangka hasil pengembangan dari perkara suap yang menjerat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mojokerto, Wiwiet Febryanto, dan tiga anggota DPRD Kota Mojokerto, yakni Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo serta Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Abdullah Fanani dan Umar Faruq.

Masud diduga kuat ikut menyetujui Wiwiet Febryanto memberikan sejumlah uang kepada pimpinan DPRD Kota Mojokerto. Masud Yunus ditetapkan sebagai tersangka pada 17 November 2017.

Atas perbuatannya, Masud Yunus dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...