Rabu, 25 April 2018 | 17.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon wakil presiden merupakan kader terbaik yang dimiliki oleh partai untuk Pilpres tahun 2019 mendatang.

“Pilpres ini sangat penting untuk PKS. Sembilan nama yang dimiliki PKS adalah kader terbaik yang siap kalahkan Pak Jokowi,” kata Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa¬† (27/3) .

Menurut Mardani, PKS akan bersungguh-sungguh pada Pilpres mendatang dan optimistis mengusung sembilan capres yang dimilikinya

Sembilan calon yang diusung oleh PKS antara lain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS periode tahun 2015-2020 Muhamad Sohibul Iman, dan Anggota Majelis Syuro PKS Anis Matta.

Selanjutnya ada pula nama lainnya seperti mantan Menkominfo Tifatul Sembiring, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, Anggota DPR Muzammil Yusuf, serta Anggota DPR Mardani Ali Sera.

Mardani Ali Sera pun menyatakan, PKS menunggu keputusan Partai Gerindra dalam mengusung pasangan capres-cawapres menghadapi Pemilu serentak tahun 2019.

“PKS komit akan berkoalisi dengan Partai Gerindra mengusung pasangan capres-cawapres pada Pemilu serentak tahun 2019. PKS dan Gerindra juga masih membuka komunikasi dengan partai politik lainnya untuk membangun koalisi,” Ujar Mardani.

Ia menjelaskan, siapa figur yang akan diusung sebagai capres-cawapres masih akan dikomunikasikan antara PKS, Partai Gerindra, serta partai politik lainya sepertai Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat.

Ketika ditanya munculnya wacana pembentukan poros ketiga, Mardani mengatakan, itu wacana yang baik dan menunjukkan proses demokrasi berjalan baik.

“Kalau memang dapat terbentuk poros ketiga, dan PKS berkoalisi dengan Partai Gerindra, maka tidak terlalu sulit menentukan posisi capres dan cawapresnya,” katanya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...