Selasa, 18 Desember 2018 | 23.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

Jakarta, kini.co.id – Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon wakil presiden merupakan kader terbaik yang dimiliki oleh partai untuk Pilpres tahun 2019 mendatang.

“Pilpres ini sangat penting untuk PKS. Sembilan nama yang dimiliki PKS adalah kader terbaik yang siap kalahkan Pak Jokowi,” kata Mardani Ali Sera di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa¬† (27/3) .

Menurut Mardani, PKS akan bersungguh-sungguh pada Pilpres mendatang dan optimistis mengusung sembilan capres yang dimilikinya

Sembilan calon yang diusung oleh PKS antara lain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS periode tahun 2015-2020 Muhamad Sohibul Iman, dan Anggota Majelis Syuro PKS Anis Matta.

Selanjutnya ada pula nama lainnya seperti mantan Menkominfo Tifatul Sembiring, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, Anggota DPR Muzammil Yusuf, serta Anggota DPR Mardani Ali Sera.

Mardani Ali Sera pun menyatakan, PKS menunggu keputusan Partai Gerindra dalam mengusung pasangan capres-cawapres menghadapi Pemilu serentak tahun 2019.

“PKS komit akan berkoalisi dengan Partai Gerindra mengusung pasangan capres-cawapres pada Pemilu serentak tahun 2019. PKS dan Gerindra juga masih membuka komunikasi dengan partai politik lainnya untuk membangun koalisi,” Ujar Mardani.

Ia menjelaskan, siapa figur yang akan diusung sebagai capres-cawapres masih akan dikomunikasikan antara PKS, Partai Gerindra, serta partai politik lainya sepertai Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat.

Ketika ditanya munculnya wacana pembentukan poros ketiga, Mardani mengatakan, itu wacana yang baik dan menunjukkan proses demokrasi berjalan baik.

“Kalau memang dapat terbentuk poros ketiga, dan PKS berkoalisi dengan Partai Gerindra, maka tidak terlalu sulit menentukan posisi capres dan cawapresnya,” katanya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...