Rabu, 19 Desember 2018 | 17.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pesan Jokowi di MTQN, Damaikan Hati Lewat Alquran

Pesan Jokowi di MTQN, Damaikan Hati Lewat Alquran

Reporter : Bayu Putra | Senin, 8 Oktober 2018 - 08:28 WIB

IMG-28856

Medan, kini.co.id – Alquran sebagai kitab suci, adalah penuntun dan penerang jalan bagi umat Islam. Sehingga seharusnya hati menjadi damai dan tentram ketika mendengar ayat-ayat suci dibacakan hingga hilanglah perselisihan antar umat.

Demikian pula yang diharapkan Presiden RI, Joko Widodo ketika membuka MTQ Nasional XXVIII, di Gedung Serba Guna, Jl. Wiliam Iskandar, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (7/10) malam.

Dilansir dari laman Setkab.go.id, Presiden berharap MTQ bukan hanya sebagai sebagai sebuah acara rutin,  bukan hanya sebagai lomba menang kalah dalam seni membaca Alquran.

Tapi juga sebagai suntikan energi bagi umat Islam di Indonesia untuk membumikan Alquran dalam dunia nyata, membumikan Alquran dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim.

“Hati kita, seharusnya merasa damai setiap kali membaca Al Quran, merasa tentram setiap kali mendengarkan alunan ayat suci Al Quran,” katanya.

Perasaan damai dan tentram itu, lanjut Kepala Negara, harus kita rawat, harus ditularkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya percaya dengan begitu tidak ada lagi yang namanya hoax, yang namanya fitnah memfitnah, caci mencaci diantara sesama umat. Tidak ada lagi gesekan antar sesama saudara sebangsa dan setanah air Indonesia,” tegas Kepala Negara.

Presiden juga mengingatkan, bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, yang menjadi berkah bagi alam semesta, yang membawa kebaikan bagi umat dan bagi Indonesia.

Karena itu, Presiden Jokowi mengingatkan, sebagai umat muslim kita harus menjaga kerukunan, menjaga persaudaraan, menjaga persatuan, karena kerukunan, persaudaraan dan persatuan adalah kekuatan utama bangsa Indonesia untuk bergerak maju dan menjadi sumber energi bagi kita untuk mewujudkan Indonesia yang baldatun toyyibatun warabbun ghofur.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menko PMK Puan Maharani, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Menag Lukman Hakim Syaifudin, Seskab Pramono Anung, Ketua DPD RI Oesman Sapta Oedang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan para Duta Besar Negara Sahabat. 

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:03 WIB

Jalan Gubeng Surabaya Amblas, Ini Penjelasan RS Siloam

Management Rumah Sakit Siloam nampaknya enggan disalahkan soal amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang diduga karena proyek pengerjaan basement RS ...
Politik - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:01 WIB

Fahri Hamzah: Banyak Orang Salah Paham Tentang Pidato Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, banyak orang keliru tentang pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:29 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Kasus RJ Lino Belum Juga Disentuh KPK

Akhir Desember 2017 silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan berbagai target. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah penyelesaian kasus ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 13:25 WIB

Begini korban penganiayaan Bahar Smith

KEPALA Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan remaja korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bahar bin ...
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 11:59 WIB

Penyebab amblesnya jalan Gubeng-Surabaya mulai terkuak

DUGAAN penyebab amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya mulai terkuak. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan amblesnya jalan disebabkan oleh ...