Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Jokowi: Jangan Sampai Tak Saling Sapa Karena Pilpres

Jokowi: Jangan Sampai Tak Saling Sapa Karena Pilpres

Senin, 8 Oktober 2018 - 14:54 WIB

IMG-28874

kini.co.id – Presiden RI Joko Widodo kembali mengingatkan agar seluruh masyarakat Indonesia tidak terpecah-belah karena pilihan politik.

Ia mengatakan masyarakat Indonesia harus melihat perbedaan yang ada sebagai anugerah.

“Perbedaan-perbedaan itu memamg sudah sunatullah, sudah menkadi anugerah dari Allah yang diberikan pada kita bangsa Indonesia. Oleh sebab itu saya titip kepada kita semua marilah kita jaga ukhuwah islamiyah ukhuwah wahdaniyah kita kita sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” ujarnya saat meluncurkan Bank Wakaf Mawaridussalam di Ponpes Mawaridussalam Batang Kuis, Deliserdang, Senin (8/10/2018).

Indonesia, lanjut Jokowi, dianugerahi Tuhan 714 suku, agama berbeda, adat berbeda, tradisi berbeda. Dan itu hal yang dibanggakan oleh Presiden di mata negara lain.

“Selalu saya banding-bandingkan dengan negara lain, Singapura hanya ada 4 suku, afganistan 7 suku, kita punya 714 suku, bagaimana tidak bangga,” sambungnya.

Oleh karenanya, kata dia jangan sampai terpecah belah hanya karena politik jadi terpecah belah.

“Jangan sampai karna pemilihan bupati, walikota, pemilihan presiden kita jadi terpecah-pecah. Bahwa dalam pesta demokrasi seperti itu sentimental itu akan ada terus. Apa kita mau setiap 5 tahun antar tetangga tak saling sapa karena beda pilihan. Apa ini mau diteruskan,” kata dia dihadapan ribuan santri dan masyarakat Deliserdang tersebut.

Turut hadir Iriana Joko Widodo, Setkab Pramomo Anung, Ketua Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Pangdam I BB Mayjen Muhammad Sabrar Fadillah, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan pejabat lainnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...