Sabtu, 16 Februari 2019 | 15.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Jokowi: Jangan Sampai Tak Saling Sapa Karena Pilpres

Jokowi: Jangan Sampai Tak Saling Sapa Karena Pilpres

Senin, 8 Oktober 2018 - 14:54 WIB

IMG-28874

kini.co.id – Presiden RI Joko Widodo kembali mengingatkan agar seluruh masyarakat Indonesia tidak terpecah-belah karena pilihan politik.

Ia mengatakan masyarakat Indonesia harus melihat perbedaan yang ada sebagai anugerah.

“Perbedaan-perbedaan itu memamg sudah sunatullah, sudah menkadi anugerah dari Allah yang diberikan pada kita bangsa Indonesia. Oleh sebab itu saya titip kepada kita semua marilah kita jaga ukhuwah islamiyah ukhuwah wahdaniyah kita kita sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” ujarnya saat meluncurkan Bank Wakaf Mawaridussalam di Ponpes Mawaridussalam Batang Kuis, Deliserdang, Senin (8/10/2018).

Indonesia, lanjut Jokowi, dianugerahi Tuhan 714 suku, agama berbeda, adat berbeda, tradisi berbeda. Dan itu hal yang dibanggakan oleh Presiden di mata negara lain.

“Selalu saya banding-bandingkan dengan negara lain, Singapura hanya ada 4 suku, afganistan 7 suku, kita punya 714 suku, bagaimana tidak bangga,” sambungnya.

Oleh karenanya, kata dia jangan sampai terpecah belah hanya karena politik jadi terpecah belah.

“Jangan sampai karna pemilihan bupati, walikota, pemilihan presiden kita jadi terpecah-pecah. Bahwa dalam pesta demokrasi seperti itu sentimental itu akan ada terus. Apa kita mau setiap 5 tahun antar tetangga tak saling sapa karena beda pilihan. Apa ini mau diteruskan,” kata dia dihadapan ribuan santri dan masyarakat Deliserdang tersebut.

Turut hadir Iriana Joko Widodo, Setkab Pramomo Anung, Ketua Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Pangdam I BB Mayjen Muhammad Sabrar Fadillah, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan pejabat lainnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...