Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Bupati Malang Akui Dirinya Sudah Jadi Tersangka, Ini Kata KPK

Bupati Malang Akui Dirinya Sudah Jadi Tersangka, Ini Kata KPK

Reporter : Restu Fadilah | Selasa, 9 Oktober 2018 - 12:42 WIB

IMG-28914

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jakarta, kini.co.id – Bupati Malang, Rendra Kresna mengakui bahwa dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Hal itu berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibacanya usai penyidik lembaga anti-rasuah menggeledah rumah dinas dan ruang kerjanya.

Adapun kasusnya adalah soal Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011. DAK ini terkait dengan renovasi sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Malang. Selain itu juga mengenai pengadaan meubelair, buku dan alat peraga untuk beberapa sekolah di Kabupaten Malang. Diduga, pengerjaannya tidak sesuai dengan prosedur.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah belum mau berkomentar banyak soal hal tersebut.

“Informasi resmi tentang penyidikannya serta tentang pihak-pihak yang jadi tersangka belum bisa kami sampaikan saat ini karena masih diperlukan sejumlah tindakan awal di penyidikan tersebut,” tutur Febri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, (9/10/2018).

Febri hanya menjelaskan bahwa penyidik telah berhasil menyita sejumlah dokumen saat menggeledah empat lokasi di Malang pada Senin, (8/10/2018) kemarin.

“Dokumen yang disita tentu terkait dengan perkara yang sedang ditangani,” ucapnya.

Empat lokasi yang digeledah tersebut adalah Pendopo Bupati Malang, Kantor Swasta, Rumah Swasta, dan Rumah PNS.

Kata Febri, penggeledahan dan kegiatan-kegiatan penindakan lainnya yang dilakukan sejak kemarin itu masih berlangsung hingga saat ini.

“Karenanya kami imbau agar pihak-pihak terkait di Malang dapat bersikap koperatif dan jika ada informasi dapat menyampaikan pada KPK,” tuntasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...