Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PDIP Minta Polri Periksa Fadli Zon Terkait Dugaan Berita Bohong

PDIP Minta Polri Periksa Fadli Zon Terkait Dugaan Berita Bohong

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 9 Oktober 2018 - 15:44 WIB

IMG-28921

Jakarta, kini.co.id – Frakai PDI Perjuangan mendesak polisi berani memeriksa sejumlah elit politik yang diduga terkait dengan penyebaran berita bohong. Alasannya hal ini demi menjaga kehormata dan nama baik Prabowo dan Fadli Zon. Karena dua elit Partai Gerindra itu dikait-kaitkan dengan aksi “kebohongan” Ratna Sarumpaet. “Saya mendesak Kepolisian Negera Republik Indonesia (Polri) segera melakukan penyelidikan, memanggil dan memeriksa kedua orang itu,” kata anggota Komisi III DPR Henry Yosodiningrat dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Kalau dari hasil penyelidikan, kata anggota Fraksi PDIP, ternyata tidak ditemukan bukti keterlibatan. Maka Polri harus menjelaskan kepada publik bahwa Prabowo dan Fadli Zon “tidak terlibat”. Bahkan justru sebagai “korban” atas kebohongan Ratna Sarumpaet. “Namun kalau ternyata sebaliknya, penyelidik menemukan adanya bukti permulaan yang cukup. Maka berdasarkan ketentuan Pasal 16 jo pasal 17 KUHAP untuk kepentingan penyelidikan, penyelidik berwenang melakukan penangkapan sebagai tersangka.

Selanjutnya, kata Henry, Polri segera harus menggali, motif dan tujuan menyebarkan berita bohong itu melalui media massa. Sehingga telah membuat jutaan manusia “mempercayai” berita tersebut. Meskipun telah menyampaikan permintaan maaf. akan tetapi secara hukum hal itu tidak menghilangkan unsur dari tindak pidana (karena tindak pidananya telah selesai).

Meskipun, lanjut Henry, Prabowo sebagai calon Presiden dan Fadlizon sebagai Wakil Ketua DPR, tidak ada ada halangan bagi Polri untuk melakukan tindakan hukum. Karena sejalan dengan asas hukum “equality before the law”. “Semua orang mempunyai kedudukan yang sama dihadapan hukum. “Penghargaan yang tinggi saya sampaikan kepada Polri yang selama ini telah melakukan penegakan hukum terhadap banyak orang yang terbukti menyebarkan berita bohong (HOAX),” paparnya.

Untuk kepercayaan publik terhadap netralitas dan profesionalitas Polri, sambungnya, sekaligus menguji apakah kalimat yang diucapkan oleh Lucius Calpurnius Piso Caisoninus (43.SM) yang mengatakan “Fiat Justitia Ruat Coelum” yang artinya hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh yang dijadikan sebagai Motto Organasasi Profesi Advokat juga berlaku bagi Polisi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...