Selasa, 21 Mei 2019 | 21.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PDIP Minta Polri Periksa Fadli Zon Terkait Dugaan Berita Bohong

PDIP Minta Polri Periksa Fadli Zon Terkait Dugaan Berita Bohong

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 9 Oktober 2018 - 15:44 WIB

IMG-28921

Jakarta, kini.co.id – Frakai PDI Perjuangan mendesak polisi berani memeriksa sejumlah elit politik yang diduga terkait dengan penyebaran berita bohong. Alasannya hal ini demi menjaga kehormata dan nama baik Prabowo dan Fadli Zon. Karena dua elit Partai Gerindra itu dikait-kaitkan dengan aksi “kebohongan” Ratna Sarumpaet. “Saya mendesak Kepolisian Negera Republik Indonesia (Polri) segera melakukan penyelidikan, memanggil dan memeriksa kedua orang itu,” kata anggota Komisi III DPR Henry Yosodiningrat dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Kalau dari hasil penyelidikan, kata anggota Fraksi PDIP, ternyata tidak ditemukan bukti keterlibatan. Maka Polri harus menjelaskan kepada publik bahwa Prabowo dan Fadli Zon “tidak terlibat”. Bahkan justru sebagai “korban” atas kebohongan Ratna Sarumpaet. “Namun kalau ternyata sebaliknya, penyelidik menemukan adanya bukti permulaan yang cukup. Maka berdasarkan ketentuan Pasal 16 jo pasal 17 KUHAP untuk kepentingan penyelidikan, penyelidik berwenang melakukan penangkapan sebagai tersangka.

Selanjutnya, kata Henry, Polri segera harus menggali, motif dan tujuan menyebarkan berita bohong itu melalui media massa. Sehingga telah membuat jutaan manusia “mempercayai” berita tersebut. Meskipun telah menyampaikan permintaan maaf. akan tetapi secara hukum hal itu tidak menghilangkan unsur dari tindak pidana (karena tindak pidananya telah selesai).

Meskipun, lanjut Henry, Prabowo sebagai calon Presiden dan Fadlizon sebagai Wakil Ketua DPR, tidak ada ada halangan bagi Polri untuk melakukan tindakan hukum. Karena sejalan dengan asas hukum “equality before the law”. “Semua orang mempunyai kedudukan yang sama dihadapan hukum. “Penghargaan yang tinggi saya sampaikan kepada Polri yang selama ini telah melakukan penegakan hukum terhadap banyak orang yang terbukti menyebarkan berita bohong (HOAX),” paparnya.

Untuk kepercayaan publik terhadap netralitas dan profesionalitas Polri, sambungnya, sekaligus menguji apakah kalimat yang diucapkan oleh Lucius Calpurnius Piso Caisoninus (43.SM) yang mengatakan “Fiat Justitia Ruat Coelum” yang artinya hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh yang dijadikan sebagai Motto Organasasi Profesi Advokat juga berlaku bagi Polisi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...