Rabu, 19 Desember 2018 | 17.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>PDIP Minta Polri Periksa Fadli Zon Terkait Dugaan Berita Bohong

PDIP Minta Polri Periksa Fadli Zon Terkait Dugaan Berita Bohong

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 9 Oktober 2018 - 15:44 WIB

IMG-28921

Jakarta, kini.co.id – Frakai PDI Perjuangan mendesak polisi berani memeriksa sejumlah elit politik yang diduga terkait dengan penyebaran berita bohong. Alasannya hal ini demi menjaga kehormata dan nama baik Prabowo dan Fadli Zon. Karena dua elit Partai Gerindra itu dikait-kaitkan dengan aksi “kebohongan” Ratna Sarumpaet. “Saya mendesak Kepolisian Negera Republik Indonesia (Polri) segera melakukan penyelidikan, memanggil dan memeriksa kedua orang itu,” kata anggota Komisi III DPR Henry Yosodiningrat dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Kalau dari hasil penyelidikan, kata anggota Fraksi PDIP, ternyata tidak ditemukan bukti keterlibatan. Maka Polri harus menjelaskan kepada publik bahwa Prabowo dan Fadli Zon “tidak terlibat”. Bahkan justru sebagai “korban” atas kebohongan Ratna Sarumpaet. “Namun kalau ternyata sebaliknya, penyelidik menemukan adanya bukti permulaan yang cukup. Maka berdasarkan ketentuan Pasal 16 jo pasal 17 KUHAP untuk kepentingan penyelidikan, penyelidik berwenang melakukan penangkapan sebagai tersangka.

Selanjutnya, kata Henry, Polri segera harus menggali, motif dan tujuan menyebarkan berita bohong itu melalui media massa. Sehingga telah membuat jutaan manusia “mempercayai” berita tersebut. Meskipun telah menyampaikan permintaan maaf. akan tetapi secara hukum hal itu tidak menghilangkan unsur dari tindak pidana (karena tindak pidananya telah selesai).

Meskipun, lanjut Henry, Prabowo sebagai calon Presiden dan Fadlizon sebagai Wakil Ketua DPR, tidak ada ada halangan bagi Polri untuk melakukan tindakan hukum. Karena sejalan dengan asas hukum “equality before the law”. “Semua orang mempunyai kedudukan yang sama dihadapan hukum. “Penghargaan yang tinggi saya sampaikan kepada Polri yang selama ini telah melakukan penegakan hukum terhadap banyak orang yang terbukti menyebarkan berita bohong (HOAX),” paparnya.

Untuk kepercayaan publik terhadap netralitas dan profesionalitas Polri, sambungnya, sekaligus menguji apakah kalimat yang diucapkan oleh Lucius Calpurnius Piso Caisoninus (43.SM) yang mengatakan “Fiat Justitia Ruat Coelum” yang artinya hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh yang dijadikan sebagai Motto Organasasi Profesi Advokat juga berlaku bagi Polisi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:03 WIB

Jalan Gubeng Surabaya Amblas, Ini Penjelasan RS Siloam

Management Rumah Sakit Siloam nampaknya enggan disalahkan soal amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang diduga karena proyek pengerjaan basement RS ...
Politik - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:01 WIB

Fahri Hamzah: Banyak Orang Salah Paham Tentang Pidato Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, banyak orang keliru tentang pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:29 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Kasus RJ Lino Belum Juga Disentuh KPK

Akhir Desember 2017 silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan berbagai target. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah penyelesaian kasus ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 13:25 WIB

Begini korban penganiayaan Bahar Smith

KEPALA Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan remaja korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bahar bin ...
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 11:59 WIB

Penyebab amblesnya jalan Gubeng-Surabaya mulai terkuak

DUGAAN penyebab amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya mulai terkuak. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan amblesnya jalan disebabkan oleh ...