Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>MUI Minta Aparat Hukum Hentikan Kontes LGBT di Bali

MUI Minta Aparat Hukum Hentikan Kontes LGBT di Bali

Reporter : Yudi | Rabu, 10 Oktober 2018 - 16:02 WIB

IMG-28984

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI KH Muhyiddin Junaid. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat hukum untuk bertindak tegas dalam menyikapi kontes lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yakni Pemilihan Mister dan Miss Gaya Dewata 2018 di Bali.

Kontes tersebut dinilai bertentangan dengan norma dan ajaran agama Islam dan ajaran agama lainnya.

“MUI menolak keras kontes LGBT di Bali dan wilayah teritorial Indonesia lainnya,” tulis Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI KH Muhyiddin Junaid dalam keterangan tertulis, Rabu (10/10/2018).

Muhyidin menyebut, MUI menghargai pluralitas serta kebebasan berpendapat dan berekpresi. Akan tetapi, kebebasan yang masih sesuai aturan konstitusi.

MUI juga meminta penegak hukum agar segera mengambil langkah tegas dan konkret. Ia meminta aparat penegak hukum untuk menghentikan kontes Pemilihan Mister dan Miss Gaya Dewata 2018 di Bali itu.

“Dalam fatwa MUI tentang LGBT jelas ditegaskan bahwa pernikahan atau perkawinan dinilai sah jika dilakukan dengan dua manusia berlainan jenis,” kata KH Muhyiddin.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...