Sabtu, 16 Februari 2019 | 15.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Lagarde bantu Lombok dan Sulteng Rp2 miliar

Lagarde bantu Lombok dan Sulteng Rp2 miliar

Reporter : Emerson Tarihoran | Rabu, 10 Oktober 2018 - 18:02 WIB

IMG-28991

Christine Lagarde, Direktur IMF, ketika berada di Lombok, Rabu (10/10/2018)

LOMBOK, kini.co.id – Direktur pelaksana IMF, Christine Lagarde, bersama menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunjungi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kedatangan lagarde ke Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat bersama Luhut dan Sri Mulyani disambut hangat oleh masyarakat korban gempa di Guntur Macan. Lebih dari 900 keluarga di desa ini kehilangan tempat tinggal akibat gempa Lombok.

Di sela-sela kunjungannya, Lagarde mengatakan bahwa staf IMF berinisiatif mengumpulkan dana hingga Rp 2 Miliar untuk diberikan kepada Lombok dan Palu. Selanjutnya, Lagarde pun berjanji akan mengajak para delegasi IMF untuk turut memberikan dukungan pada Indonesia mengatasi bencana di Lombok dan Sulawesi Tengah.

Berikut kutipan pidato Christine Lagarde dalam rangka penyerahan bantuan di Lombok, pada Rabu (10/10/2018).

Terimakasih atas keramahtamahannya

Tiga tahun yang lalu ketika RI dipilih dari daftar 10 negara terbaik yang dapat menyelenggarakan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia, kita tidak tahu pada saat itu bahwa Gunung Agung akan mengalami erupsi.

Kita tidak tahu akan ada gempa bumi berkali-kali di Lombok, Kita juga tidak pernah tahu bahwa Sulawesi Tengah akan mengalami gempa bumi dan tsunami yang membawa korban banyak.

Kita tahu bahwa Indonesia adalah yang terbaik, dan bahwa Ketua Tim Lubuh Panjaitan yang telah membuat kita betul-betul mempercayai bahwa Indonesia siap menyelenggarakan acara ini. Kita bertanya, apakah Indonesia di bawah kepemimpinan Luhut dan Bapak Joko Widodo sebagai kepala negara mampu menyelenggarakan acara ini.

Ada tiga pertanyaan di benak kami. 1 Apakah pertemuan ini akan kita cancel? Jawabannya adalah tidak. Karena itu akan membuat sebuah penghinaan atas kejadian yang akan terjadi. Jadi orang orang yang tengah bekerja akan kehilangan pekerjaan dan ekonomi mereka, dan ini akan menjadikan usaha mereka akan menjadi sia-sia.

Jadi kita bilang, pasti akan datang.

Pertanyaan kedua, apakah Indonesia mau menerima pinjaman dari IMF, karena IMF adalah sebuah lembaga yang selalu memberi pinjaman bagi negara-negara yang sedang mengalami masalah ekonomi dan keuangan dan neraca mereka. Jawabannya adalah tidak, karena ekonomi Indonesia sangat baik, neraca pembayarannya sangat baik.

Presiden, Menko dan Menteri Keuangan, serta semua pejabat yang bertanggungjawab di bidang keuangan melaksanakan tugasnya dengan sangat baik, sehingga Indonesia tidak memerlukan bantuan.

Lalu apa yang akan kami lakukan? Staf dari IMF akhirnya berinisiatif mengumpulkan dana dari masing-masing secara pribadi, dan manajemen IMF mendukung kegiatan ini. Dan ini baru saja awal mulanya.

Hari ini saya mengeluarkan check Rp2 miliar. Dan akan disalurkan untuk Lombok dan Sulawesi, sehingga semua orang akan dibantu keluar dari kesulitan akibat bencana di daerah tersebut.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...