Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Anjlok ke Rp15.267 Per US Dollar, BI: Rupiah Bergerak Dinamis

Anjlok ke Rp15.267 Per US Dollar, BI: Rupiah Bergerak Dinamis

Reporter : Yudi | Kamis, 11 Oktober 2018 - 11:01 WIB

IMG-29006

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Meskipun rupiah kini menyentuh angka Rp15.000an, masyarakat diminta tenang dan tidak termakan isu-isu hoaks yang menyebar di media sosial.

Sejauh ini kurs Rupiah bergerak dinamis sesuai dengan kondisi pasar yang dipengaruhi permintaan dan penawaran.

Hal itu dikatakan Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo. Ia mengatakan pergerakan rupiah masih dalam batas fundamentalnya.

“Rupiah saat ini relatif, kita masih lihat pergerakan Rupiah secara dinamis terjadi di pasar,” ungkapnya.

Adapun penyebab melemahnya rupiah, kata Dody, adalah faktor kondisi global. Begitupun, rupiah nyatanya yang terlemah di regional. Hal ini dipicu kondisi transaksi berjalan yang defisit (current account deficit/CAD).

“Jadi karena memang permintaan (Dolar AS) masih cukup besar, namun capital inflow (arus masuk dana asing) masih belum cukup begitu besar,” kata dia.

Menurutnya, penguatan Dolar AS yang terus terjadi dan memukul mata uang negara-negara lainnya, memang tidak dapat dihindari lantaran normalisasi kebijakan moneter negara-negara maju memang sangat berdampak terhadap negara-negara di kawasan regional, termasuk Indonesia.

Sementara, hari ini, Kamis (11/10/2018) rupiah terpantau turun hingga menyentuh angka Rp15.267 per US Dolar.

Dari Bloomberg Dollar Index, pukul 9:10 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 67,5 poin atau 0,44% ke level Rp15.267 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp15.223 per USD -Rp15.267 per USD.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...