Selasa, 21 Mei 2019 | 21.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Hoax tentang gempa Situbondo masih berseliweran di sosmed

Hoax tentang gempa Situbondo masih berseliweran di sosmed

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 11 Oktober 2018 - 11:48 WIB

IMG-29009

Tembok sejumlah rumah roboh akibat gempa di Situbondo, Jawa Timur, pada Kamis (11/10/2018) dini hari.

SITUBONDO, kini.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mendapati simpang siur informasi kerusakan dan korban pascagempa di Jawa Timur dengan kekuatan 6,3 SR dini hari tadi.

“Ada informasi kerusakan melalui media sosial, namun setelah kami cek bukan di wilayah Situbondo. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah menyebar foto maupun video jika belum jelas lokasinya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Situbondo Gatot Trikorawan, Kamis (11/10).

Gatot mengatakan untuk mengatasi kesimpangsiuran informasi tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan petugas di masing-masing wilayah di kawasan Kabupaten Situbondo.

Sejauh ini, dari hasil survei dan koordinasi, petugas belum menemukan kerusakan rumah maupun korban jiwa akibat gempa bumi episenternya berada di laut, berjarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo pada kedalaman 12 km.

Ahmad Dhafir, salah seorang warga Dusun Pesisir, Kecamatan Jangkar, mengatakan guncangan gempa dirasakan sangat besar hingga membuat warga pesisir timur Situbondo berhamburan keluar rumah dan menyelamatkan diri.

“Kami bersama keluarga langsung beranjak keluar rumah dan kami sangat kaget, karena belum pernah merasakan guncangan gempa begitu besarnya. Alhamdulillah di kampung kami meskipun guncangan sangat kuat tidak sampai ada kerusakan akibat gempa,” katanya.

Guncangan gempa Jatim itu dirasakan cukup kuat oleh masyarakat Situbondo selama 2-5 detik, hingga masyarakat berhamburan keluar rumah.

Pendataan Dampak Gempa di Sumenep

Di Madura, pemerintah Kabupaten Sumenep menyatakan pihaknya masih mendata dampak gempa dini hari tadi.

“Laporan sementara yang masuk kepada kami, wilayah kami, yakni Pulau Sapudi terdampak gempa tersebut. Saat ini, jajaran kami masih melakukan pendataan di lapangan,” ujar Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Sumenep.

Fauzi mengatakan sejauh ini di kerusakan terpantau di dua desa yakni Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi.

“Sesuai laporan sementara yang masuk kepada kami, sejumlah bangunan dan rumah milik warga di dua desa di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, mengalami kerusakan,” kata Fauzi, menerangkan.

Gubernur Jatim Soekarwo berencana meninjau lokasi terdampak gempa, pulau Sapudi, dengan menggunakan helikopter didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman.

Soekarwo sendiri telah menggelar rapat terbatas pascabencana gempa Jatim dengan memanggil sejumlah pejabat terkait di provinsinya pada pagi tadi.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...