Sabtu, 16 Februari 2019 | 15.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Cerita Eni Saragih Dipanggil Novanto untuk Kawal Proyek PLTU Riau-1

Cerita Eni Saragih Dipanggil Novanto untuk Kawal Proyek PLTU Riau-1

Reporter : Restu Fadilah | Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:26 WIB

IMG-29026

Eni Saragih. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Tersangka kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih bersaksi di sidang lanjutan kasus yang sama dengan terdakwa Johannes Budisutriano Kotjo di Pengasilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis, (11/10/2018).

Dalam kesaksiannya, Eni mengungkap soal dirinya yang dipanggil oleh Novanto untuk mengawal proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1 yang akan dikerjakan oleh Kotjo. Namun ia mengaku lupa kapan tepatnya peristiwa itu terjadi.

“Tanggal persis saya tidak tahu, kalau tidak salah waktu itu pak Nov menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar, mungkin setelah kasus papa minta saham,” tuturnya.

Kata Eni, saat melakukan pertemuan, ia tak sendirian melainkan bersama stafnya. Selain itu dalam pertemuan tersebut turut hadir juga anak Novanto, Reza Herwindo.

“Dia (Reza Herwindo) yang menyambungkan, yang buat pertemuan di Hotel Fairmont,” katanya.

Untuk diketahui, dalam perkara ini Kotjo selaku pemilik saham Blackgold Natural Resources Limited saat itu didakwa memberikan suap atau janji sebesar Rp 4,75 miliar kepada Eni Saragih dan eks Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham untuk mendapatkan proyek pengadaan PLTU Riau-1 yang nilainya mencapai US$ 900Juta.

Dalam surat dakwaan diterangkan uang tersebut merupakan permintaan Eni kepada Johanes untuk membantu kegiatan Munaslub Golkar. Selain itu, Idrus yang saat itu menjabat sebagai Plt Ketua Umum Golkar melobi Johanes untuk memberikan dana untuk Munaslub Golkar.

Kotjo didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...