Selasa, 18 Desember 2018 | 23.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Cerita Eni Saragih Dipanggil Novanto untuk Kawal Proyek PLTU Riau-1

Cerita Eni Saragih Dipanggil Novanto untuk Kawal Proyek PLTU Riau-1

Reporter : Restu Fadilah | Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:26 WIB

IMG-29026

Eni Saragih. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Tersangka kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih bersaksi di sidang lanjutan kasus yang sama dengan terdakwa Johannes Budisutriano Kotjo di Pengasilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis, (11/10/2018).

Dalam kesaksiannya, Eni mengungkap soal dirinya yang dipanggil oleh Novanto untuk mengawal proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1 yang akan dikerjakan oleh Kotjo. Namun ia mengaku lupa kapan tepatnya peristiwa itu terjadi.

“Tanggal persis saya tidak tahu, kalau tidak salah waktu itu pak Nov menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar, mungkin setelah kasus papa minta saham,” tuturnya.

Kata Eni, saat melakukan pertemuan, ia tak sendirian melainkan bersama stafnya. Selain itu dalam pertemuan tersebut turut hadir juga anak Novanto, Reza Herwindo.

“Dia (Reza Herwindo) yang menyambungkan, yang buat pertemuan di Hotel Fairmont,” katanya.

Untuk diketahui, dalam perkara ini Kotjo selaku pemilik saham Blackgold Natural Resources Limited saat itu didakwa memberikan suap atau janji sebesar Rp 4,75 miliar kepada Eni Saragih dan eks Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham untuk mendapatkan proyek pengadaan PLTU Riau-1 yang nilainya mencapai US$ 900Juta.

Dalam surat dakwaan diterangkan uang tersebut merupakan permintaan Eni kepada Johanes untuk membantu kegiatan Munaslub Golkar. Selain itu, Idrus yang saat itu menjabat sebagai Plt Ketua Umum Golkar melobi Johanes untuk memberikan dana untuk Munaslub Golkar.

Kotjo didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...