Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Komunitas gay merambah kalangan pelajar Batam

Komunitas gay merambah kalangan pelajar Batam

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 11 Oktober 2018 - 15:45 WIB

IMG-29032

Kalangan pelajar telah terjangkit perilaku gay (homoseksual) dewasa ini.

BATAM, kini.co.id – Perilaku seks menyimpang para gay telah merambah ke dunia pelajar atau anak di bawah umur. Bahkan mereka menjajakan diri untuk mendapatkan uang dari pelayanan seks menyimpang tersebut.

Di Batam, komunitas gay itu membentuk grup. Ada sejumlah grup yang dihuni para pria penyuka sesama jenis tersebut. Di grup itu secara terang-terangan beberapa penghuni grup menawarkan layanan seks sesama jenis tanpa ragu-ragu.

“Setiap kencan biasanya Rp 500 ribu, tapi tak selalu,” ujar seorang pelajar yang menjajakan diri untuk para homoseksual beberapa waktu lalu.

Jaringan itu ia dapatkan dari kakak seniornya ketika bersekolah berinisial Nik. Senior tersebut menjadi seorang papi bagi teman-temannya.

Nik ini yang kemudian mencarikan order bagi anak didiknya.

“Ada juga suka sama suka dan gak bayar. Kalau kebetulan ada yang lagi gak bisa, maka Nik menunjuk anggota lain,” kata Nik.

Juv dan Nik terseret kasus pembunuhan Anton, salah satu pelanggannya beberapa waktu silam. Pria tersebut tak lain adalah pasangan kencan para gay. Kecemburuan menjadi salah satu motif di balik pembunuhan itu.

Juv mengatakan, pekerjaan sebagai penjaja seks kepada kaum sejenis itu dilakoninya hanya untuk menambah uang saku. Dan itu dia kerjakan tanpa sepengetahuan orangtuanya.

Komunitas gay pelajar Batam di Kota Batam terungkap saat kasus pembunuhan terhadap Anto Hartono (39) 27 Februari 2014 lalu. Anto Hartono adalah seorang akuntan yang tinggal di Perumahan Centre Point Batam Centre.

Dia dibunuh oleh empat orang remaja yang ternyata masih berstatus sebagai pelajar di Batam yaitu Nik, Ry, Di, Juv dan Im. Anto dibunuh karena rasa cemburu Ry (16). Ry cemburu karena Anto mempunyai pria idaman lain.

Ry dan Anto sudah menjalin hubungan selama dua tahun silam dan selama dua bulan belakangan, Ry diabaikan oleh Anto.

Juv, yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah kejuruan itu menuturkan, pola perekrutan anggota baru komunitas gay pelajar Batam dilakukan dari mulut ke mulut sesama pelajar. Juv sendiri mengaku direkrut oleh Nik (17), pelaku pembunuhan Anto lainnya.

Juv menyampaikan, anggota komunitas pelajar gay Batam ini terdiri dari pelajar sekolah yang masih aktif dan sudah putus sekolah. Markas yang mereka jadikan sebagai tempat berkumpul, yakni di Pasar Melayu, Batuaji.

Di (21), seorang pelaku pembunuhan, membeberkan soal status mereka selain pelajar juga tergabung dalam komunitas pelajar gay Batam. Tiga di antara mereka masih bertatus sebagai pelajar di sekolah kejuruan tingkat atas di Batam. Satu yang lainnya sudah putus sekolah.

Pengakuan Juv (16), salah seorang dari empat pelajar yang menjadi pelaku pembunuhan Anto mengatakan, hingga kini jumlah komunitas penyuka sesama pria itu lebih dari 100 orang.

“Komunitas ini (gay) sudah terbentuk sekitar dua tahun lalu, sampai kini sudah mempunyai anggota lebih kurang 100 orang,” kata Juv saat usai pra rekonstruksi dengan polisi akhir bulan Februari 2014 silam.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...