Selasa, 18 Desember 2018 | 23.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dirut Pertamina Nicke turut membahas proyek PLTU Riau-1

Dirut Pertamina Nicke turut membahas proyek PLTU Riau-1

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 11 Oktober 2018 - 23:20 WIB

IMG-29047

Dirut PT Pertamina, Nicke Widyawati.

JAKARTA, kini.co.id – DALAM persidangan Tipikor Jakarta, Kamis (11/10/2018), mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Saragih menyatakan Dirut Pertamina Nicke Widyawati turut membahas proyek PLTU Riau-1 bersama Dirut PLN Sofyan Basir. Pertemuan terjadi di kantor PLN Jakarta pada awal 2017.

‘’Beberapa kali pertemuan di situ. Pak Sofyan Basir, pernah juga dengan Bu Nicke yang sekarang di Pertamina, saya dan Pak Kotjo,’’ kata Eni. Pertemuan demi pertemuan itu akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk memberikan Proyek PLTU Riau-1 ke Blackgold Natural Resources Limited milik terdakwa Johanes Budisutrisno Kotjo.

Dalam sidang itu, Eni Maulani Saragih menjadi saksi untuk terdakwa pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo.

Setelah pertemuan dengan Setnov, Eni selanjutnya memfasilitasi pertemuan antara Sofyan Basir dengan Johannes Kotjo. Dalam beberapa pertemuan yang membahas proyek di PLN itu, juga selalu dihadiri oleh eks Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati yang kini Dirut Pertamina.

Eni juga mengakui kadang dalam pertemuan juga terdapat Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Iwan Santoso. Dalam sejumlah pertemuan itu, diakui Eni, Sofyan Basir menawarkan Proyek PLTU Riau ke Bos Blackgold itu.

Eni juga mengaku pernah memfasilitasi pertemuan antara mantan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir untuk membahas proyek yang ingin dikerjakan Johannes Kotjo.

Pertemuan itu, kata Eni, dilakukan di rumah Setnov yang dihadiri oleh dia, Sofyan Basir, juga Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Iwan Santoso. Akan tetapi ia tidak ingat kapan pertemuan itu terjadi.

Eni mengakui bahwa pertemuan itu membahas soal proyek-proyek PLN. Saat itu, Setnov menyampaikan keinginan Johannes Kojto kepada Sofyan untuk mengerjakan proyek PLN di Jawa.

Menurut Eni, Sofyan berkali-kali menyatakan bahwa proyek PLN di Jawa sudah penuh. Sehingga Sofyan menyarankan agar Johannes Kotjo menggarap proyek PLN yang berada di luar Jawa.

‘’Yang saya ingat (Pak Sofyan bilang) yang di Jawa sudah penuh tapi kalau di luar Jawa dipastikan bisa. Yang di luar Jawa itu yang bisa dipastikan oleh Pak Sofyan Basir,’’ kata Eni.

Dalam dakwaan Kotjo, saat itu Setnov meminta proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Jawa 3 yang berada di Gresik, Jatim kepada Sofyan Basir agar diserahkan kepada Johannes Kotjo. Namun, Sofyan Basir menjawab jika PLTGU Jawa III sudah ada kandidat, sedangkan proyek PLTU Riau-1 belum ada kandidatnya.

Dalam beberapa pertemuan itu, Johannes Kotjo menyampaikan keinginannya secara langsung kepada Sofyan untuk mengerjakan proyek di Pulau Jawa. Namun Sofyan menyampaikan bahwa di Jawa sudah penuh.

‘’Disampaikan keinginan Pak Kojto disampaikan ke Pak Sofyan. Sama saja jawabnya, yang di Jawa tidak bisa,’’ tutur Eni.

Seiring dengan berjalannya waktu, Eni mengatakan akhirnya Johannes Kotjo sepakat dengan PLN untuk mengerjakan proyek di luar Jawa yakni PLTU Riau-1. Berdasarkan dakwaan Kotjo, total Sofyan Basir terlibat setidaknya sembilan pertemuan yang membahas proyek PLTU Riau-1.

‘’(Proyek yang dikerjakan) yang di luar Jawa, yang di Riau-1,’’ kata Eni.

Dalam kasus ini, Johanes Kotjo didakwa menyuap Eni Saragih, dan mantan Sekjen Golkar Idrus Marham sebesar Rp 4,75 miliar. Suap dilakukan agar Eni bisa membantu Johannes mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1 (PLTU MT Riau-1).

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:54 WIB

KPK banding vonis Johanes Kotjo

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan banding terhadap putusan tingkat pertama pemilik saham Blackgold Natural Resources Johanes Budisutrisno Kotjo dalam kasus ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 21:37 WIB

Kuasa hukum pastikan Bahar bin Smith ditahan di Polda Jabar

POLISI melakukan penahanan terhadap penceramah Habib Bahar Bin Smith, dalam kasus dugaan penganiayaan. Penahanan Bahar Bin Smith dikonfirmasi usai penceramah ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:41 WIB

KPK Tak Pungkiri Buka Lidik Baru Kasus PLTU Riau-1

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak memungkiri bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan baru di kasus suap PLTU Riau-I. Arah pengembangan itu ...
Hukum - Selasa, 18 Desember 2018 - 16:38 WIB

Setnov Tak Tahu Menahu Soal Bilik Asmara di Lapas Sukamiskin

Narapidana kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Setya Novanto mengaku tidak tahu menahu soal adanya kamar ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 15:41 WIB

Lambaga Legislatif RI Kompak Bersama Gelar Refleksi Akhir Tahun

Ketua DPD RI Oesman Sapta menyebutkan di tahun politik media memegang peranan melawan berita hoax, saat menghadiri Refleksi Akhir Tahun ...
Politik - Selasa, 18 Desember 2018 - 13:50 WIB

Komisi I DPR Minta KBRI Pulangkan 3 WNI Dari Laos

Anggota DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi mendesak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Vientiane, Laos memulangkan tiga WNI yang masih ...