Selasa, 21 Mei 2019 | 21.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dirut Pertamina Nicke turut membahas proyek PLTU Riau-1

Dirut Pertamina Nicke turut membahas proyek PLTU Riau-1

Reporter : Emerson Tarihoran | Kamis, 11 Oktober 2018 - 23:20 WIB

IMG-29047

Dirut PT Pertamina, Nicke Widyawati.

JAKARTA, kini.co.id – DALAM persidangan Tipikor Jakarta, Kamis (11/10/2018), mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Saragih menyatakan Dirut Pertamina Nicke Widyawati turut membahas proyek PLTU Riau-1 bersama Dirut PLN Sofyan Basir. Pertemuan terjadi di kantor PLN Jakarta pada awal 2017.

‘’Beberapa kali pertemuan di situ. Pak Sofyan Basir, pernah juga dengan Bu Nicke yang sekarang di Pertamina, saya dan Pak Kotjo,’’ kata Eni. Pertemuan demi pertemuan itu akhirnya menghasilkan kesepakatan untuk memberikan Proyek PLTU Riau-1 ke Blackgold Natural Resources Limited milik terdakwa Johanes Budisutrisno Kotjo.

Dalam sidang itu, Eni Maulani Saragih menjadi saksi untuk terdakwa pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo.

Setelah pertemuan dengan Setnov, Eni selanjutnya memfasilitasi pertemuan antara Sofyan Basir dengan Johannes Kotjo. Dalam beberapa pertemuan yang membahas proyek di PLN itu, juga selalu dihadiri oleh eks Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati yang kini Dirut Pertamina.

Eni juga mengakui kadang dalam pertemuan juga terdapat Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Iwan Santoso. Dalam sejumlah pertemuan itu, diakui Eni, Sofyan Basir menawarkan Proyek PLTU Riau ke Bos Blackgold itu.

Eni juga mengaku pernah memfasilitasi pertemuan antara mantan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir untuk membahas proyek yang ingin dikerjakan Johannes Kotjo.

Pertemuan itu, kata Eni, dilakukan di rumah Setnov yang dihadiri oleh dia, Sofyan Basir, juga Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Iwan Santoso. Akan tetapi ia tidak ingat kapan pertemuan itu terjadi.

Eni mengakui bahwa pertemuan itu membahas soal proyek-proyek PLN. Saat itu, Setnov menyampaikan keinginan Johannes Kojto kepada Sofyan untuk mengerjakan proyek PLN di Jawa.

Menurut Eni, Sofyan berkali-kali menyatakan bahwa proyek PLN di Jawa sudah penuh. Sehingga Sofyan menyarankan agar Johannes Kotjo menggarap proyek PLN yang berada di luar Jawa.

‘’Yang saya ingat (Pak Sofyan bilang) yang di Jawa sudah penuh tapi kalau di luar Jawa dipastikan bisa. Yang di luar Jawa itu yang bisa dipastikan oleh Pak Sofyan Basir,’’ kata Eni.

Dalam dakwaan Kotjo, saat itu Setnov meminta proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Jawa 3 yang berada di Gresik, Jatim kepada Sofyan Basir agar diserahkan kepada Johannes Kotjo. Namun, Sofyan Basir menjawab jika PLTGU Jawa III sudah ada kandidat, sedangkan proyek PLTU Riau-1 belum ada kandidatnya.

Dalam beberapa pertemuan itu, Johannes Kotjo menyampaikan keinginannya secara langsung kepada Sofyan untuk mengerjakan proyek di Pulau Jawa. Namun Sofyan menyampaikan bahwa di Jawa sudah penuh.

‘’Disampaikan keinginan Pak Kojto disampaikan ke Pak Sofyan. Sama saja jawabnya, yang di Jawa tidak bisa,’’ tutur Eni.

Seiring dengan berjalannya waktu, Eni mengatakan akhirnya Johannes Kotjo sepakat dengan PLN untuk mengerjakan proyek di luar Jawa yakni PLTU Riau-1. Berdasarkan dakwaan Kotjo, total Sofyan Basir terlibat setidaknya sembilan pertemuan yang membahas proyek PLTU Riau-1.

‘’(Proyek yang dikerjakan) yang di luar Jawa, yang di Riau-1,’’ kata Eni.

Dalam kasus ini, Johanes Kotjo didakwa menyuap Eni Saragih, dan mantan Sekjen Golkar Idrus Marham sebesar Rp 4,75 miliar. Suap dilakukan agar Eni bisa membantu Johannes mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1 (PLTU MT Riau-1).

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...