Rabu, 19 Desember 2018 | 17.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Resmi, Bupati Malang Tersangka Penerima Suap dan Gratifikasi

Resmi, Bupati Malang Tersangka Penerima Suap dan Gratifikasi

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 12 Oktober 2018 - 07:25 WIB

IMG-29061

Bupati Malang, Rendra Kresna. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan penetapan tersangka terhadap Bupati Malang, Rendra Kresna. Penetapan tersangka itu diumumkan oleh Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang sambil didampingi oleh Jubir KPK; Febri Diansyah.

Ada 2 sangkaan yang yang menjerat Rendra. Pertama Rendra ditetapkan sebagai penerima suap. Yang kedua Rendra ditetapkan sebagai penerima gratifikasi.

Untuk perkara suap, Rendra disangkakan bersama-sama dengan seorang swasta bernama Ali Murtopo. Adapun penerimaan suap itu diduga berkaitan dengan penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang TA 2011.

“Tersangka RK (Rendra Kresna) diduga menerima suap dari tersangka AM (Ali Murtopo) sekitar Rp 3,45 miliar,” tutur Saut.

Dalam kasus ini, Rendra disangkakan dengan pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu, Ali disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk perkara kedua, sambung Saut, Rendra diduga bersama-sama dengan seorang swasta bernama Ery Armando Talia (EAT) menerima gratifikasi sebanyak Rp 3,55 miliar.

Untuk kasus ini, Rendra dan Eryk disangkakan dengan pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:03 WIB

Jalan Gubeng Surabaya Amblas, Ini Penjelasan RS Siloam

Management Rumah Sakit Siloam nampaknya enggan disalahkan soal amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang diduga karena proyek pengerjaan basement RS ...
Politik - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:01 WIB

Fahri Hamzah: Banyak Orang Salah Paham Tentang Pidato Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, banyak orang keliru tentang pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:29 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Kasus RJ Lino Belum Juga Disentuh KPK

Akhir Desember 2017 silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan berbagai target. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah penyelesaian kasus ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 13:25 WIB

Begini korban penganiayaan Bahar Smith

KEPALA Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan remaja korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bahar bin ...
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 11:59 WIB

Penyebab amblesnya jalan Gubeng-Surabaya mulai terkuak

DUGAAN penyebab amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya mulai terkuak. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan amblesnya jalan disebabkan oleh ...