Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Resmi, Bupati Malang Tersangka Penerima Suap dan Gratifikasi

Resmi, Bupati Malang Tersangka Penerima Suap dan Gratifikasi

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 12 Oktober 2018 - 07:25 WIB

IMG-29061

Bupati Malang, Rendra Kresna. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan penetapan tersangka terhadap Bupati Malang, Rendra Kresna. Penetapan tersangka itu diumumkan oleh Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang sambil didampingi oleh Jubir KPK; Febri Diansyah.

Ada 2 sangkaan yang yang menjerat Rendra. Pertama Rendra ditetapkan sebagai penerima suap. Yang kedua Rendra ditetapkan sebagai penerima gratifikasi.

Untuk perkara suap, Rendra disangkakan bersama-sama dengan seorang swasta bernama Ali Murtopo. Adapun penerimaan suap itu diduga berkaitan dengan penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang TA 2011.

“Tersangka RK (Rendra Kresna) diduga menerima suap dari tersangka AM (Ali Murtopo) sekitar Rp 3,45 miliar,” tutur Saut.

Dalam kasus ini, Rendra disangkakan dengan pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara itu, Ali disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk perkara kedua, sambung Saut, Rendra diduga bersama-sama dengan seorang swasta bernama Ery Armando Talia (EAT) menerima gratifikasi sebanyak Rp 3,55 miliar.

Untuk kasus ini, Rendra dan Eryk disangkakan dengan pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...