Sabtu, 20 Oktober 2018 | 10.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada peran Ruki di balik kepulangan Eddy Sindoro

Ada peran Ruki di balik kepulangan Eddy Sindoro

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 12 Oktober 2018 - 16:46 WIB

IMG-29098

Konferensi Pers Eddy Sindoro menyerahkan diri pada KPK. (KiniNews/Restu Fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – SETELAH dua tahun kabur ke luar negeri, Eddy Sindoro akhirnya kembali ke Indonesia dan menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepulangan mantan Petinggi Lippo Gorup itu rupanya tak lepas dari peran Ketua KPK Jilid I, Taufiquerachman Ruki.

Ruki bercerita sekitar 2 minggu lalu ia dihubungi oleh salah seorang yang menjadi jaringan intelijennya. Orang tersebut mengatakan bahwa Eddy Sindoro mau menyerahkan diri.

“Lalu dengan polosnya saya mengatakan ya sudah datang saja kalau mau menyerahkan diri,” kata Ruki menirukan apa yang pernah diucapkan kepada jaringannya saat itu.

Ternyata, kata Ruki, tidak bisa semudah itu. Eddy tidak bisa tiba-tiba datang ke Kedutaan Besar Singapura dan mengatakan dia akan menyerahkan diri ke KPK.

“Melainkan ada prosedur yang harus ditempuh,” sambung Ruki.

Kemudian, Ruki pun mencoba mempertanyakan perkara yang membelit Eddy kepada KPK termasuk bagaimana teknis penyerahan diri seorang tersangkanyang berada di Luar Negeri. KPK pun kemudian menerangkan bagaimana teknisnya secara ditel.

“Selanjutnya pada Kamis Malam waktu Singapura ESI (Eddy Sindoro) menyerahkan diri ke Kedutaan Besar dan pagi-paginya petugas KPK ke sana untuk menjemput dan membawanya pulang ke Jakarta dengan pesawat Garuda,” terang Ruki.

Sementara itu saat ditanya apakah ada kekhawatiran atau ancaman yang dirasakan oleh Eddy Sindoro dari sejumlah pihak sehingga ia meminta pertolongan kepada Ruki? “Kalau apakah terjadi ancaman segala macam saya tidak tahu. Saya hanya menghubungkan tersangka yang jadi DPO dengan atase dan pihak KPK,” tuntasnya. Untuk diketahui, Eddy Sindoro merupakan tersangka dalam kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution. Kasus ini terjadi sejak tahun 2016. Eddy Sindoro juga telah ditetapkan sebagai tersangka pada November 2016. Eddy Sindoro diduga pula terkait dengan penyuapan dalam pengurusan sejumlah perkara beberapa perusahaan di bawah Lippo Group, yang ditangani di Pengadilan NegeriJakarta Pusat.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:17 WIB

Kader PKS kecewa kursi Wagub DKI tidak kunjung diberikan Gerindra

SEJUMLAH kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Timur disebut kecewa dan kesal lantaran Partai Gerindra tak kunjung memberikan kursi ...
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...