Sabtu, 16 Februari 2019 | 15.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada peran Ruki di balik kepulangan Eddy Sindoro

Ada peran Ruki di balik kepulangan Eddy Sindoro

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 12 Oktober 2018 - 16:46 WIB

IMG-29098

Konferensi Pers Eddy Sindoro menyerahkan diri pada KPK. (KiniNews/Restu Fadillah)

JAKARTA, kini.co.id – SETELAH dua tahun kabur ke luar negeri, Eddy Sindoro akhirnya kembali ke Indonesia dan menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepulangan mantan Petinggi Lippo Gorup itu rupanya tak lepas dari peran Ketua KPK Jilid I, Taufiquerachman Ruki.

Ruki bercerita sekitar 2 minggu lalu ia dihubungi oleh salah seorang yang menjadi jaringan intelijennya. Orang tersebut mengatakan bahwa Eddy Sindoro mau menyerahkan diri.

“Lalu dengan polosnya saya mengatakan ya sudah datang saja kalau mau menyerahkan diri,” kata Ruki menirukan apa yang pernah diucapkan kepada jaringannya saat itu.

Ternyata, kata Ruki, tidak bisa semudah itu. Eddy tidak bisa tiba-tiba datang ke Kedutaan Besar Singapura dan mengatakan dia akan menyerahkan diri ke KPK.

“Melainkan ada prosedur yang harus ditempuh,” sambung Ruki.

Kemudian, Ruki pun mencoba mempertanyakan perkara yang membelit Eddy kepada KPK termasuk bagaimana teknis penyerahan diri seorang tersangkanyang berada di Luar Negeri. KPK pun kemudian menerangkan bagaimana teknisnya secara ditel.

“Selanjutnya pada Kamis Malam waktu Singapura ESI (Eddy Sindoro) menyerahkan diri ke Kedutaan Besar dan pagi-paginya petugas KPK ke sana untuk menjemput dan membawanya pulang ke Jakarta dengan pesawat Garuda,” terang Ruki.

Sementara itu saat ditanya apakah ada kekhawatiran atau ancaman yang dirasakan oleh Eddy Sindoro dari sejumlah pihak sehingga ia meminta pertolongan kepada Ruki? “Kalau apakah terjadi ancaman segala macam saya tidak tahu. Saya hanya menghubungkan tersangka yang jadi DPO dengan atase dan pihak KPK,” tuntasnya. Untuk diketahui, Eddy Sindoro merupakan tersangka dalam kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution. Kasus ini terjadi sejak tahun 2016. Eddy Sindoro juga telah ditetapkan sebagai tersangka pada November 2016. Eddy Sindoro diduga pula terkait dengan penyuapan dalam pengurusan sejumlah perkara beberapa perusahaan di bawah Lippo Group, yang ditangani di Pengadilan NegeriJakarta Pusat.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...