Sabtu, 20 April 2019 | 14.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Soal Meikarta, KPK Buka Kemungkinan Tersangkakan Lippo Group

Soal Meikarta, KPK Buka Kemungkinan Tersangkakan Lippo Group

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:40 WIB

IMG-29338

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang . (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan menjerat Lippo Group selaku korporasi sebagai tersangka. Hal ini lantaran KPK memiliki komitmen yang tinggi untuk menghukum perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam kasus korupsi.

“Sudah jadi komitmen KPK kalau memang pidana korporasinya bisa dikenakan tentu demi keadilan (Lippo Group ditetapkan sebagai tersangka),” tutur Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Rabu, (17/10/2018).

Meski demikian, sambung Saut, penyidik perlu menelisiknya terlebih dahulu. Pasalnya setiap kasus dugaan korupsi memiliki karakteristik yang berbeda.

“Sabar dulu dipelajari pelan-pelan, enggak akan lari gunung dikejar. Hukum itu yang utama itu keadilanya bukan dendamnya, apalagi atasi masalah malah timbul masalah baru,” ujarnya.

Diketahui, para petinggi Lippo Group memang kerap tersandung masalah hukum di KPK. Seperti Billy Sindoro yang sudah dua pernah dihukum namun tidak kapok juga.

Billy pada tahun 2009 pernah pernah diberikan hukuman berupa penjara 3 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 3 tahun oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi. Majelis menilai Billy terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi berupa menyuap Komisioner KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), M Iqbal.

Kini, Billy terjerat kasus suap kepada Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. Ia diduga menyuap Neneng sebanyak Rp 7 miliar untuk pengurusan sejumlah ijin terkait proyek Meikarta.

Billy pun disangkakan dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...