Sabtu, 17 November 2018 | 10.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

Reporter : Emerson Tarihoran | Rabu, 17 Oktober 2018 - 18:28 WIB

IMG-29345

Tabloid BOLA.

JAKARTA, kini.co.id – TABLOID BOLA mengumumkan bakal menerbitkan edisi terakhirnya masing-masing pada hari Jumat (19/10) dan Selasa (23/10). Kepastian pemberhentian publikasi berdasarkan cuitan Managing Editor @BolaSportcom Firzie A. Idris di akun twitter miliknya, Rabu (17/10).

“Berhubung sudah banyak yang nanya. Dua terbitan terakhir @TabloidBOLA adalah Jumat (19/10) dan Selasa (23/10) di mana edisi terakhir merupakan publikasi pamitan kami…” tulis Firzie.

BOLA dibentuk pada 3 Maret 1984 oleh Kompas Gramedia Grup. Pada awalnya, BOLA merupakan sisipan Harian Kompas.

Tabloid BOLA fokus pada berita-berita mengenai sepak bola dalam dan luar negeri. Berita olahraga lain juga mendapat porsi walaupun tidak sebanyak sepak bola.

Salah satu kelebihan dari tabloid ini adalah pembaca disuguhkan poster-poster menarik yang layak dikoleksi.

Ciri khas lain Tabloid BOLA adalah memuat ilustrasi karikatur yang merepresentasikan isu-isu terkait persepakbolaan yang terjadi di dalam negeri maupun luar negeri.

Tabloid BOLA sangat populer pada tahun 1990-an. Beragam reaksi pun muncul dari para netizen mengenai pemberhentian publikasi Tabloid Bola.

“Mulai SMP… sekitar 1997 saya sudah membacanya…Kenalnyadari sticker yang terpampang gagah di rumah mbah… Mohon dipertimbangkan kembali…,” kicau akun dengan username @udar_ono.

Pemimpin Redaksi Tabloid BOLA Weshley Hutagalung menyatakan pihaknya dalam waktu dekat akan mengumumkan pernytaan resmi mengenai publikasi terakhir Tabloid BOLA.

“Sekarang saya masih rapat untuk mengeluarkan official statement, nanti akan dirilis secara resmi,” kata Weshley kepada CNNIndonesia.com.

Publikasi terakhir Tabloid BOLA sekaligus menambah daftar media cetak yang tumbang alias berhenti terbit. Sebelum Tabloid BOLA, sejumlah media cetak lain pun tumbang seperti harian sore Sinar Harapan, JakartaGlobe, Jurnal Nasional dan Majalah HAI.

Media-media cetak itu tumbang di tengah menjamurnya media online dewasa ini. Keberadaan media online memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terbaru jauh lebih cepat dibanding media cetak konvensional. (din/wis) CNN Indonesia Membutuhkan Partisipasi Anda. Ayo Ikuti Survei Ini!.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 16:39 WIB

Kasus selfie petugas imigrasi dengan Miyabi masih berlanjut

SELFIE antara petugas Imigrasi Kelas I Denpasar dan aktris panas asal Jepang Sayaka Stephanie Strom alias Maria Ozawa alias Miyabi ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 11:46 WIB

SBY utamakan kemenangan Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa partainya lebih mengutamakan kemenangan di pemilu legislatif ketimbang kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga ...
Nasional - Jumat, 16 November 2018 - 11:35 WIB

Warga di Papua takut merebut kembali tanahnya

PERWAKILAN warga Suku Mpur Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Samuel Ariks mengatakan masyarakat takut merebut kembali tanahnya yang diklaim PT Bintuni ...
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...