Sabtu, 20 April 2019 | 14.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

Reporter : Emerson Tarihoran | Rabu, 17 Oktober 2018 - 18:28 WIB

IMG-29345

Tabloid BOLA.

JAKARTA, kini.co.id – TABLOID BOLA mengumumkan bakal menerbitkan edisi terakhirnya masing-masing pada hari Jumat (19/10) dan Selasa (23/10). Kepastian pemberhentian publikasi berdasarkan cuitan Managing Editor @BolaSportcom Firzie A. Idris di akun twitter miliknya, Rabu (17/10).

“Berhubung sudah banyak yang nanya. Dua terbitan terakhir @TabloidBOLA adalah Jumat (19/10) dan Selasa (23/10) di mana edisi terakhir merupakan publikasi pamitan kami…” tulis Firzie.

BOLA dibentuk pada 3 Maret 1984 oleh Kompas Gramedia Grup. Pada awalnya, BOLA merupakan sisipan Harian Kompas.

Tabloid BOLA fokus pada berita-berita mengenai sepak bola dalam dan luar negeri. Berita olahraga lain juga mendapat porsi walaupun tidak sebanyak sepak bola.

Salah satu kelebihan dari tabloid ini adalah pembaca disuguhkan poster-poster menarik yang layak dikoleksi.

Ciri khas lain Tabloid BOLA adalah memuat ilustrasi karikatur yang merepresentasikan isu-isu terkait persepakbolaan yang terjadi di dalam negeri maupun luar negeri.

Tabloid BOLA sangat populer pada tahun 1990-an. Beragam reaksi pun muncul dari para netizen mengenai pemberhentian publikasi Tabloid Bola.

“Mulai SMP… sekitar 1997 saya sudah membacanya…Kenalnyadari sticker yang terpampang gagah di rumah mbah… Mohon dipertimbangkan kembali…,” kicau akun dengan username @udar_ono.

Pemimpin Redaksi Tabloid BOLA Weshley Hutagalung menyatakan pihaknya dalam waktu dekat akan mengumumkan pernytaan resmi mengenai publikasi terakhir Tabloid BOLA.

“Sekarang saya masih rapat untuk mengeluarkan official statement, nanti akan dirilis secara resmi,” kata Weshley kepada CNNIndonesia.com.

Publikasi terakhir Tabloid BOLA sekaligus menambah daftar media cetak yang tumbang alias berhenti terbit. Sebelum Tabloid BOLA, sejumlah media cetak lain pun tumbang seperti harian sore Sinar Harapan, JakartaGlobe, Jurnal Nasional dan Majalah HAI.

Media-media cetak itu tumbang di tengah menjamurnya media online dewasa ini. Keberadaan media online memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terbaru jauh lebih cepat dibanding media cetak konvensional. (din/wis) CNN Indonesia Membutuhkan Partisipasi Anda. Ayo Ikuti Survei Ini!.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...