Sabtu, 17 November 2018 | 10.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Miris! Ini Alasan Muhammad Sodikin Posting Foto Injak Alquran

Miris! Ini Alasan Muhammad Sodikin Posting Foto Injak Alquran

Reporter : Redaksi | Rabu, 31 Oktober 2018 - 16:48 WIB

IMG-29681

Muhammad Sodikin diciduk polisi setelah menghina Islam dan Alquran. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Baru-baru ini sebuah akun Instagram bernama @rezahardiansyah7071 membuat resah netizen. Pasalnya akun tersebut menebar penistaan terhadap Alquran, Islam, kepala negara dan lembaga pemerintahan.

Tak hanya itu, akun tersebut juga memposting perkataan tidak sopan dan provokatif serta mencantumkan nomor-nomor akun terkenal untuk dihubungi yakni Deddy Corbuzier, Lambe Turah, Atta Halilintar dan lainnya.

Dengan mencantumkan nomor tersebut, orang dibalik akun tersebut pun seketika menjadi buronan.

Tak lama, polisi mengungkap siapa di balik akun tersebut. Ia adalah Muhammad Sodikin (21) yang ditangkap pada Selasa, 30 Oktober 2018 sekitar 19.25 WITA di Jalan Panglima Batur Gang Kancil No.63, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.

“Unit Siber Subdit 2 Dit Reskrimsus Polda Kalsel telah mengamankan satu orang pelaku penyebar ujaran kebencian yang menghina ulama dan agama Islam, kepala negara beserta lembaga pemerintahan melalui akun media sosial Instagram @rezahardiansyah7071 dan pembuat akun palsu @humaspolresbanjar_,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, Rabu (31/10/2018)

Dedi menjelaskan, dalam aksinya pelaku membuat dan menyebar konten-konten yang menghina ulama dengan identitas orang lain.

Adapun motifnya lantaran pelaku kesal dengan teman sekelasnya bernama P, sehingga membuat akun palsu dengan identitas dari pacar temannya tersebut atas nama IP.

“Hal ini dilakukan supaya temannya ketakutan karena pacarnya ditangkap polisi,” katanya.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku telah membuat dua buah akun palsu atas nama akun @rezahardiansyah7071 dan @reza_hardiansyah_7071 dengan menggunakan laptop miliknya.

Pelaku membuat akun tersebut awalnya melalui media sosial Facebook dengan nama “Reza Hardiansyah” dan mengarahkan netizen untuk melihat akun Instagram @rezahardiansyah7071 yang dibuatnya.

“Pelaku mengambil foto korban atas nama Agus Prasetiawan alias Reza Arbain melalui akun Facebook ‘Putri aja Puput’ dan ‘Eneng Eneng’,” ujarnya.

Kemudian, kata dia, pelaku mengambil foto ulama guru sekumpul dan guru Zuhdi dari Google. Untuk nomor-nomor yang diunggah di akun @rezahardiansyah7071 diambil dari media sosial Intagram seperti dari akun Deddy Corbuzier, Gen Halilintar, Polda Kalsel, Lambe Turah.

Lebih lanjut, kata Dedi, pelaku membuat akun @rezahardiansyah7071 sekitar hari Minggu, 28 Oktober 2018, sedangkan akun @reza_hardiansyah_7071 pada tanggal 30 Oktober 2018.

“Akun @rezahardiansyah7071 dihapus oleh Instagram namun pelaku kembali membuat akun palsu @reza_hardiansyah_7071,” katanya.

Tak hanya itu, pelaku juga membuat akun palsu di media sosial Intagram dengan nama @humaspolresbanjar_ untuk mengetahui apakah akun yang dibuatnya tersebut viral atau tidak. Setelah viral ternyata ada permintaan konfirmasi dari Instagram namun karena pelaku lupa password-nya maka tidak bisa dibuka lagi dan akun tersebut dihapus oleh Instagram.

Salah satu konten yang diunggah pelaku di Instagram, yang dinilai menghina agama Islam dan berbau provokasi, adalah fotonya menginjak Alquran dengan kata-kata ‘Emang pantas diinjak Alqurannya, keberatan? Hubungi nomor wa saya 085248800130’.

Polisi menjerat MS dengan Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 UU Nomor 11/2008 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 19/2016 tentang ITE dan Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU ITE.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 16:39 WIB

Kasus selfie petugas imigrasi dengan Miyabi masih berlanjut

SELFIE antara petugas Imigrasi Kelas I Denpasar dan aktris panas asal Jepang Sayaka Stephanie Strom alias Maria Ozawa alias Miyabi ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 11:46 WIB

SBY utamakan kemenangan Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa partainya lebih mengutamakan kemenangan di pemilu legislatif ketimbang kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga ...
Nasional - Jumat, 16 November 2018 - 11:35 WIB

Warga di Papua takut merebut kembali tanahnya

PERWAKILAN warga Suku Mpur Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Samuel Ariks mengatakan masyarakat takut merebut kembali tanahnya yang diklaim PT Bintuni ...
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...