Sabtu, 17 November 2018 | 10.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Kontroversi, pidato Prabowo soal ‘tampang Boyolali’ diprotes

Kontroversi, pidato Prabowo soal ‘tampang Boyolali’ diprotes

Reporter : Emerson Tarihoran | Jumat, 2 November 2018 - 18:03 WIB

IMG-29731

Prabowo Subianto.

JAKARTA, kini.co.id – PRABOWO Subianto, calon presiden nomor urut 02, di Boyolali, Jawa Tengah, pada Selasa (30/10) lalu memicu kontroversi di sebagian masyarakat. Pro dan kontra mencuat setelah dalam pidato itu Prabowo secara bercanda mengatakan “Tampang Boyolali” mungkin tak pernah memasuki hotel mewah di Jakarta.

Guyonan itu dilontarkan di depan peserta yang hadir di acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Boyolali, Jawa Tengah. Konteks pidato Prabowo saat itu adalah soal kemiskinan di Indonesia.

Dilansir dari akun Youtube Gerindra TV, Prabowo mengawalinya dengan menyatakan bahwa bangsa Indonesia tidak menguasai perekonomiannya sendiri. Itu terlihat dari deretan gedung dan hotel mewah yang menjulang di Jakarta.

“Saya memberi usia saya untuk bangsa ini. Saya memberi jiwa dan raga saya untuk bangsa ini tapi begitu saya keliling Jakarta, saya lihat gedung-gedung mewah, gedung-gedung menjulang tinggi, hotel-hotel mewah,” kata Prabowo di hadapan warga yang hadir.

Prabowo lalu menyebut sejumlah gedung dan hotel mewah tersebut. Di antaranya Hotel The Ritz-Carlton dan Hotel The St. Regis. Kedua hotel itu berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dan termasuk hotel asing yang juga beroperasi di sejumlah negara lain.

“Sebut saja hotel mana di dunia yang paling mahal, ada di Jakarta. Ada Ritz Carlton, ada apa itu, Waldorf Astoria Hotel. Namanya saja kalian tidak bisa sebut. Ada St Regis dan macam-macam itu semua tapi saya yakin kalian tak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul?” kata Prabowo yang langsung dibenarkan oleh peserta yang hadir.

“Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang kalian, ya, tampang-tampang Boyolali ini,” Prabowo mengatakan diiringi tawa hadirin.

Sebagai prajurit, Prabowo melanjutkan, dirinya tak rela rakyat tidak memiliki negaranya sendiri.

“Saya tidak rela. Saya tidak rela. Dan karena itulah saya melihat rakyat saya masih banyak yang tidak mendapat keadilan dan tidak dapat kemakmuran dan tidak dapat kesejahteraan. Bukan itu cita-citanya Bung Karno….” ujar Prabowo.

Pidato Prabowo tersebut menjadi topik terpopuler di media sosial Twitter hari ini, Jumat (2/10). Warganet mencuitkan tagar #SaveMukaBoyolali untuk merespons pidato itu.

Tagar itu bahkan sempat memuncaki daftar trending topic Indonesia. Ada yang mendukung ucapan Prabowo, namun tak sedikit yang menyindir mantan Danjen Kopassus itu.

Pidato “Tampang Boyolali” Prabowo bahkan diadukan oleh seorang warga. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid.

Dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Muannas rencananya akan mendampingi seorang warga bernama Mas Dakun dari Teras Boyolali untuk melaporkan Prabowo ke Polda Metro Jaya pada Jumat sore ini.

Prabowo dilaporkan dengan Pasal 4 junto Pasal 16 UU No 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 16:39 WIB

Kasus selfie petugas imigrasi dengan Miyabi masih berlanjut

SELFIE antara petugas Imigrasi Kelas I Denpasar dan aktris panas asal Jepang Sayaka Stephanie Strom alias Maria Ozawa alias Miyabi ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 11:46 WIB

SBY utamakan kemenangan Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa partainya lebih mengutamakan kemenangan di pemilu legislatif ketimbang kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga ...
Nasional - Jumat, 16 November 2018 - 11:35 WIB

Warga di Papua takut merebut kembali tanahnya

PERWAKILAN warga Suku Mpur Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Samuel Ariks mengatakan masyarakat takut merebut kembali tanahnya yang diklaim PT Bintuni ...
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...