Kamis, 24 Januari 2019 | 06.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ditahan KPK, Sopar Siburian ajukan JC

Ditahan KPK, Sopar Siburian ajukan JC

Reporter : Restu Fadilah | Senin, 5 November 2018 - 22:45 WIB

IMG-29768

Sopar Siburian, anggota DPRD Sumut.

JAKARTA, kini.co.id – TERSANGKA kasus suap DPRD Sumut, Sopar Siburian mengajukan permohonan JC (Justice Collaborator) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Permohonan itu diajukan usai ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Senin (5/11/2018).

Dengan pengajuan ini, artinya Sopar bersedia membantu KPK membongkar ā€ˇpihak lain yang terlibat dalam kasus yang menjeratnya sebagai tersangka atau kasus lain yang lebih besar.

“SSN (Sopar Siburian) telah mengajukan diri sebagai JC,” tutur Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin, (5/11/2018).

Meski demikian, KPK tak serta merta menerima permohonan tersebut. Febri menyatakan, permohonan tersebut masih dipertimbangkan oleh pihaknya.

Febri bilang, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi keduanya untuk mendapat status JC. Salah satunya, Sopar harus mengakui perbuatannya dalam kasus dugaan suap ini.

“Pengajuan tersebut sedang dalam proses pertimbangan,” kata Bekas Aktivis ICW itu.

Sopar adalah satu dari 38 eks Anggota DPRD Sumut yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus ini.

Mereka diduga menerima suap dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho terkait proses persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut periode 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut pada tahun 2015.

Dalam kasus ini, penyidik telah menahan 29 orang dari total 38 tersangka suap terhadap anggota DPRD Sumatera Utara. Tersisa 11 nama yang hingga kini belum ditahan KPK dalam proses penyidikan kasus ini.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...