Sabtu, 20 April 2019 | 14.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Billy Sindoro Akui Pernah 2 Kali Bertemu Bupati Bekasi

Billy Sindoro Akui Pernah 2 Kali Bertemu Bupati Bekasi

Reporter : Restu Fadilah | Selasa, 6 November 2018 - 09:43 WIB

IMG-29775

Billy Sindoro.

Jakarta, kini.co.id – Tersangka kasus suap Meikarta, Billy Sindoro membenarkan bahwa ia pernah bertemu dengan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.

“Saya mengatakan iya saya mengenal (Neneng Hasanah Yasin_Bupati Bekasi). Saya baru bertemu dua kali,” tuturnya usai menjalani pemeriksaan penyidik pada Senin, (5/11/2018) malam.

Pertemuan pertama, saat itu ia bertamu ke rumah Neneng yang terletak di Cikarang Timur, Bekasi, Jawa Barat. Billy saat itu memang datang bersama CEO Lippo Group James Riady. ada yang sedang melahirkan.

Ia mengklaim pertemuannya dengan Neneng murni silaturahmi untuk mengucapkan selamat kepada Neneng yang kebetulan baru melahirkan bukan terkait dengan proyek pembangunan Meikarta.

“Saat itu bicara yang umum, tidak ada bicara bisnis, tidak ada bicara apa-apa yang lain. Apalagi bicara uang, kecuali bicara tentang yang saya sebut tadi,” tegasnya.

Sedangkan, pertemuan kedua, lanjut Billy, terjadi di Hotel Asia. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan rencana membangun RS Siloam sebagai CSR di dalam kawasan Meikarta, di Cikarang Kabupaten Bekasi.

“Ada rs kecil dulu untuk CSR di wilayah itu, karena RS kecil, ukuran kelas c dan kelas d itu melalui ijin Bupati jadi saya tanya,” katanya.

Untuk diketahui, Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo. Proyek tersebut saat ini sedang tersandung kasus hukum. Pasalnya pads Minggu (14/10/2018) lalu, tim satgas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur Operasional Grup Lippo, konsultan Grup Lippo Taryadi dan Fitra Djaja Purnama, dan pegawai kelompok perusahaan tersebut Henry Jasmen.

Selain mereka, KPK juga menangkap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bekasi Sahat MBJ Nahor, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bekasi Dewi Trisnawati dam Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bekasi.

Mereka ditangkap tangan karena dugaan kasus suap senilai Rp 13 miliar dalam proses pengurusan sejumlah izin yang diperlukan dalam pembangunan fase pertama proyek Meikarta seluas 84,6 hektare.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...