Kamis, 24 Januari 2019 | 19.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Bendera Merah Putih PKB Bikin Heboh, Ini Penjelasan Cak Imin

Bendera Merah Putih PKB Bikin Heboh, Ini Penjelasan Cak Imin

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 7 November 2018 - 08:53 WIB

IMG-29792

Kontroversi bendera baru PKB. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – PKB mulai bikin heboh dunia maya. Partai dibawah kendali H. Muhaimin Iskandar membuat sebuah pemandangan anomali lewat atribut partai.

Cawapres Ma’ruf Amin dan Ketua PKB H. Muhaimin Iskandar mengibarkan bendera merah putih yang lain dari biasanya.

Di tengah bendera itu, terdapat lambang mirip dengan atribut PKB. Macam bendera merah putih berpadu dengan lambang partai politik.

Potret itu beredar melalui foto yang kini mendadak viral. Kabar yang berhembus, bendera itu dikabarkan saat deklarasi PKB mendukung pencalonan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sebagian netizen melihatnya sebagai bendera merah putih yang ditempeli logo partai. Mereka juga mempertanyakan mengapa saat bendera merah putih ditulis kalimat tauhid dilarang, sementara bendera ditempeli logo partai sah-sah saja.

Terkait itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menegaskan bahwa partainya tidak menggunakan bendera merah putih sebagai bendera partai. Sekalipun warna yang digunakan oleh partainya juga menggunakan perpaduan warna merah dan putih, Cak Imin menegaskan bahwa bendera partainya menggunakan corak yang berbeda.

Ia mengakui sekilah bendera PKB memang sangat mirip dengan bendera Merah Putih, Bendera Indonesia. Yakni, adanya warna merah putih yang terlihat sejajar.

Lewat akun twitternya, ia menjelaskan bendera PKB pada dasarnya berwarna putih yang dibubuhkan tanda centang berwarna merah tidak dominan. Serta, logo PKB yang bergambar Bintang 9, tercetak di atasnya.

“Perhatian kepada semua kader, bahwa bendera PKB tidak boleh dibuat di atas bendera merah putih, yang benar adalah: bendera PKB diatas kain putih dengan cetrang merah tidak dominan, harap diperhatikan!,” tegas Cak Imin akun twitternya, Selasa (6/11/2018).

Penegasan Cak Imin tersebut sekaligus menjawab kekhawatiran akun PutraJayaHusin (@PutraJayaHusin). Yang mana akun tersebut menuliskan, “Yang menjadi kekhawatiran saya, yang akan terjadi di pelosok daerah, Kader akan menempelkan ‘Logo PKB’ diatas ‘Bendera Merah Putih’. Mudah2an sudah di antisipasi,” ujar akun ini.

Untuk semakin memudahkan sosialisasi ini, Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim pun juga membuat video terkait bendera tersebut.

Di dalam video tersebut, digambarkan perbedaan antara Bendera Merah Putih dan Bendera PKB.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...