Sabtu, 17 November 2018 | 10.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Banyak Pelecehan, YLKI Minta Pemerintah Evaluasi Izin Grab

Banyak Pelecehan, YLKI Minta Pemerintah Evaluasi Izin Grab

Reporter : Redaksi | Rabu, 7 November 2018 - 12:38 WIB

IMG-29802

grab

Jakarta, kini.co.id – Banyaknya keluhan pelanggan terutama pelecehan membuat izin transportasi online Grab akan dievaluasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Bahkan Kemenhub telag memperingatkan Grab akan membekukan izin operasi perusahaan jika tidak melakukan perbaikan pelayanan.

Hal itu didukung pula oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Bagi YLKI perlindungan, keselamatan, dan kenyamanan konsumen transportasi online itu bukan hanya tanggung jawab mitra driver, tapi juga Grab sebagai perusahaan aplikator.

Sekretaris YLKI Agus Suyanto meminta Grab jangan hanya mengutamakan bisnis dengan cara perekrutan mitra pengemudi sebanyak-banyaknya, tetapi mengabaikan keselamatan dan kenyamanan konsumen.

“Jika ke depannya Grab melakukan kesalahan serupa, wajar jika pemerintah review izin usahanya. Pemerintah harus menentukan batas toleransi pelanggaran agar dijadikan acuan memberikan sanksi,“ katanya.

Ia mengatakan atas dasar itu, YLKI merespons positif pernyataan tegas pemerintah melalui Kemenhub yang akan memberikan peringatan serta evaluasi agar ada efek jera dan perubahan positif.

Hasil dari peringatan dan evaluasi dari Kemenhub itu akan dijadikan dasar untuk dipakai sebagai bahan pertimbangan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencabut operasional perusahaan jasa angkutan online Grab.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 16:39 WIB

Kasus selfie petugas imigrasi dengan Miyabi masih berlanjut

SELFIE antara petugas Imigrasi Kelas I Denpasar dan aktris panas asal Jepang Sayaka Stephanie Strom alias Maria Ozawa alias Miyabi ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 11:46 WIB

SBY utamakan kemenangan Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa partainya lebih mengutamakan kemenangan di pemilu legislatif ketimbang kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga ...
Nasional - Jumat, 16 November 2018 - 11:35 WIB

Warga di Papua takut merebut kembali tanahnya

PERWAKILAN warga Suku Mpur Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Samuel Ariks mengatakan masyarakat takut merebut kembali tanahnya yang diklaim PT Bintuni ...
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...