Sabtu, 17 November 2018 | 10.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Petugas Bandara Terlibat dalam Pelarian Eddy Sindoro dari KPK

Petugas Bandara Terlibat dalam Pelarian Eddy Sindoro dari KPK

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 7 November 2018 - 14:41 WIB

IMG-29818

Pengacara Lucas Didakwa Bantu Kaburnya Eddy Sindoro dari KPK. (KiniNews/Restu Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Petugas Bandara turut terlibat dalam pelarian Eddy Sindoro dari penyidikan perkara hukum di KPK. Petugas bandara itu bernama Dwi Hendro Wibowo.

Keterlibatan pria yang akrab disapa Bowo ini terungkap dalam dakwaan KPK atas nama Lucas yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu, (7/11/2018).

Awalnya Eddy akan dideportasi dari Malaysia ke Indonesia karena ketahuan menggunakan paspor palsu Republik Dominika dengan Nomor RD493646. Deportasi terhadap mantan Presiden Direktur Lippo Group ini setelah proses hukum Eddy di Kejaksaan Malaysia selesai.

Mengetahui Eddy akan dipulangkan oleh otoritas Malayia ke Indonesia, Lucas pun merencanakan agar ketika Eddy dipulangkan ke Indonesia, ia dapat diterbangkan kembali ke Bangkok tanpa diketahui oleh pihak imigrasi. Sehingga terhindar dari tindakan hukum penyidik KPK.

“Untuk merealisasikan rencana itu, terdakwa (Lucas) meminta bantuan Dina untuk berkoordinasi dengan petugas Bandara agar ketika Eddy, Jimmy dan Michael mendarat di Bandara Soekarno Hatta langsung dapat melanjutkan penerbangan keluar negeri tanpa melalui proses pemeriksaan Imigrasi,” kata Jaksa Abdul Basir.

Untuk itu Lucas meminta Dina mampersiapkan tiket pesawat rute Jakarta- Bangkok atas nama Eddy Sindoro, Jimmy dan Michael Sindoro dengan Jadwal menyesuaikan kedatangan mereka.

Menindaklanjuti permintaan Lucas, pada tanggal 18 Agustus 2018 di Restoran & Café Lot 9 Tangerang, Dina meminta Hendro Wibowo alias Bowo melakukan penjemputan penumpang pesawat dari Malaysia atas nama Eddy, Jimmy dan Micahel dan langsung melanjutkan penerbangan keluar negeri tanpa melalui proses pemeriksaan Imigrasi. Bowo pun menyetujui permintaan itu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 16:39 WIB

Kasus selfie petugas imigrasi dengan Miyabi masih berlanjut

SELFIE antara petugas Imigrasi Kelas I Denpasar dan aktris panas asal Jepang Sayaka Stephanie Strom alias Maria Ozawa alias Miyabi ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 11:46 WIB

SBY utamakan kemenangan Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa partainya lebih mengutamakan kemenangan di pemilu legislatif ketimbang kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga ...
Nasional - Jumat, 16 November 2018 - 11:35 WIB

Warga di Papua takut merebut kembali tanahnya

PERWAKILAN warga Suku Mpur Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Samuel Ariks mengatakan masyarakat takut merebut kembali tanahnya yang diklaim PT Bintuni ...
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...