Sabtu, 17 November 2018 | 10.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pasang Bendera, Habib Rizieq Ditangkap Polisi Mekah

Pasang Bendera, Habib Rizieq Ditangkap Polisi Mekah

Reporter : Restu Fadilah | Rabu, 7 November 2018 - 15:33 WIB

IMG-29822

Habib Rizieq Shihab. (ist)

Mekkah, kini.co.id – Habieb Rizieq Shihab kembali membuat heboh publik. Pasalnya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini dikabarkan ditangkap oleh pihak kepolisian di Mekkah.

Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan ketika landing di Riyadh 5 november 2018 23.30 Waktu Arab Saudi (WAS), HPnya langsung berdering dan menginformasikan bahwa MRS (Muhammad Rizieq Syihab) ditangkap oleh aparat keamanan di Mekkah. Sampai subuh ia terus menerus menghubungi kolega-koleganya di Saudi untuk memastikan kabar tentang penangkapan Rizieq.

Bahkan, katanya, Menlu RI, Retno Marsudi juga melakukan komunikasi dengannya untuk memastikan info tersebut dan mendorong dan memerintahkan KBRI untuk melakukan pendampingan dan pengayoman kepada Rizieq dalam menghadapi kasus yang dihadapi MRS.

Selanjutnya, pada tanggal 6 November 2018 Dubes RI langsung memerintahkan DIPPASSUS (Diplomat Pasukan Khusus) yang merupakan gugus tugas reaksi cepat untuk berangkat ke Mekkah dan memastikan kabar yang beredar tersebut.

“Hasil penelusuran tersebut diinformaskan bahwa: Pada tanggal 5 november 2018 sekitar pukul 08.00 WAS tempat tinggal MRSdidatangi oleh pihak kepolisian Makkah karena diketahui adanya pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri- ciri gerakan ekstrimis pada dinding bagian belakang rumah MRS, pada saat tersebut sempat dilakukan pemeriksaan singkat terhadap MRS oleh kepolisian Makkah,” katanya seperti dikutip dari rilis yang beredar di kalangan wartawan, Rabu, (7/11/2018).

Pada5 November 2018 pukul 16.00 WAS, Rizieq dijemput oleh kepolisian Makkah dan Mabahis ammah (intelijen umum, General Investigation Directorate GID) lalu dibawa ke kantor polisi. Selanjutnya untuk proses penyelidikan dan penyidikan MRS ditahan oleh pihak kepolisian wilayah Makkah.

Menurutnya, Arab Saudi memang sangat melarang keras segala bentuk jargon, label, atribut dan lambang apapun yang berbau terorisme seperti ISIS, Al-Qaedah, Al-Jama’ah al-Islamiyyah dan segala kegiatan yang berbau terorisme dan ekstrimisme. Bahkan pemantauan dalam Medsos juga dipantau oleh pihak keamanan Arab Saudi dan pelanggaran IT adalah merupakan pidana berat jika bersentuhan dengan aroma terorisme.

Setelah selesai menjalani pemeriksaan di Kantor Mabahis ‘Aamah (intelijen umum), Rizieq pun diserahkan kepada Kepolisian Sektor Mansyuriah Kota Mekkah pada hari Selasa, tanggal 06 November 2018 sekira pukul 16.00 WAS,” katanya.

“6 November 2018 pukul 20.00 Waktu Saudi, dengan didampingi oleh staff KBRI, MRS dikeluarkan dari tahanan kepolisian Mekkah dengan jaminan,” tuntasnya.

Untuk diketahui, Rizieq Syihab sekitar setahun lebih meninggalkan Indonesia dan menetap di Arab Saudi. Rizieq Shihab pertama kali berangkat ke Arab Saudi bersama keluarga untuk menunaikan nazarnya atas kekalahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

Kemudian setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya atas kasus chat WhatsApp berkonten pornografi, ia pun tak pulang juga ke Indonesia.

Selama di Arab, Rizieq tinggal di sejumlah kota, diantaranya Jedah, Mekah, dan Madinah. Rizieq bahkan disebut tinggal berpindah-pindah dari hotel ke hotel.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 16:39 WIB

Kasus selfie petugas imigrasi dengan Miyabi masih berlanjut

SELFIE antara petugas Imigrasi Kelas I Denpasar dan aktris panas asal Jepang Sayaka Stephanie Strom alias Maria Ozawa alias Miyabi ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 11:46 WIB

SBY utamakan kemenangan Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa partainya lebih mengutamakan kemenangan di pemilu legislatif ketimbang kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga ...
Nasional - Jumat, 16 November 2018 - 11:35 WIB

Warga di Papua takut merebut kembali tanahnya

PERWAKILAN warga Suku Mpur Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Samuel Ariks mengatakan masyarakat takut merebut kembali tanahnya yang diklaim PT Bintuni ...
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...