Sabtu, 17 November 2018 | 10.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Gratifikasi, Zumi Zola Hormati Tuntutan Jaksa KPK

Kasus Gratifikasi, Zumi Zola Hormati Tuntutan Jaksa KPK

Kamis, 8 November 2018 - 15:55 WIB

IMG-29864

Gubernur Jambi non-aktif, Zumi Zola dituntut 8 tahun penjara. (KiniNews/Restu Fadillah)

kini.co.id – Pembacaan tuntutan atas perkara Gubernur non-aktif, Zumi Zola telah selesai. Zumi mengaku menghormati apapun yanbakog dituntutkan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepadanya.

“Saya menghormati dan saya menerima terimakasih,” singkatnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, (8/11/2018).

Sementara itu terkait tuntutan jaksa ini, selanjutnya ia akan dan tim Kuasa Hukumnya akan mengajukan nota pembelaan alias pledoi. Pledoi rencananya akan dibacakan dalam sidang selanjutnya pada Kamis, (22/11/2018) mendatang.

Untuk diketahui, Zumi dituntut Jaksa KPK agar menjalani hukuman penjara selama 8 tahun dengan denda sebanyak Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Zumi juga dituntut agar hak politiknya dicabut selama 5 tahun ke depan usai menjalani masa hukuman.

Ancaman pidana terhadap Zumi ini karena Jaksa KPK meyakini bahwa Zumi terbukti menerima gratifikasi sebanyak Rp 40 miliar, USD 177.300, SGD 100.000, dan satu unit Toyota Alphard sejak Zumi menjabat sebagai Gubernur Jambi pada 2016.

Selain itu Zumi juga diyakini terbukti memberi suap dengan total Rp 16.490.000.000 kepada pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Uang suap diberikan Zumi terkait ketok palu pembahasan APBD Tahun Anggaran 2017.

Untuk kasus gratifikasi, Zumi dituntut dengan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Sedangkan untuk kasus suapnya, Zumi dituntut dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 16:39 WIB

Kasus selfie petugas imigrasi dengan Miyabi masih berlanjut

SELFIE antara petugas Imigrasi Kelas I Denpasar dan aktris panas asal Jepang Sayaka Stephanie Strom alias Maria Ozawa alias Miyabi ...
Politik - Jumat, 16 November 2018 - 11:46 WIB

SBY utamakan kemenangan Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi

KETUA Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa partainya lebih mengutamakan kemenangan di pemilu legislatif ketimbang kemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga ...
Nasional - Jumat, 16 November 2018 - 11:35 WIB

Warga di Papua takut merebut kembali tanahnya

PERWAKILAN warga Suku Mpur Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Samuel Ariks mengatakan masyarakat takut merebut kembali tanahnya yang diklaim PT Bintuni ...
Hukum - Jumat, 16 November 2018 - 11:12 WIB

Dendam, disebut penyebab pembunuhan sekeluarga

DALAM penyelidikan, polisi menyimpulkan pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilatari motif balas dendam. Kesimpulan itu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 09:53 WIB

Innalillahi wa Innailaihi Rojiun, Cucu Wiranto Meninggal di Kolam Ikan

Kabar duka datang dari Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam), Wiranto. Pasalnya Cucu Wiranto yang bernama Achmad Daniyal ...
Peristiwa - Jumat, 16 November 2018 - 08:00 WIB

Penjelasan Lion Air Terkait Insiden Matinya Lampu dan AC Penerbangan Yogyakarta

Maskapai penerbangan Lion Air, membenarkan peristiwa mendadak matinya AC dan lampu pada pesawat penerbangan JT-556 dengan tujuan Yogyakarta.Corporate Communications Strategic ...