Kamis, 27 Juni 2019 | 02.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Gratifikasi, Zumi Zola Hormati Tuntutan Jaksa KPK

Kasus Gratifikasi, Zumi Zola Hormati Tuntutan Jaksa KPK

Kamis, 8 November 2018 - 15:55 WIB

IMG-29864

Gubernur Jambi non-aktif, Zumi Zola dituntut 8 tahun penjara. (KiniNews/Restu Fadillah)

kini.co.id – Pembacaan tuntutan atas perkara Gubernur non-aktif, Zumi Zola telah selesai. Zumi mengaku menghormati apapun yanbakog dituntutkan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepadanya.

“Saya menghormati dan saya menerima terimakasih,” singkatnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis, (8/11/2018).

Sementara itu terkait tuntutan jaksa ini, selanjutnya ia akan dan tim Kuasa Hukumnya akan mengajukan nota pembelaan alias pledoi. Pledoi rencananya akan dibacakan dalam sidang selanjutnya pada Kamis, (22/11/2018) mendatang.

Untuk diketahui, Zumi dituntut Jaksa KPK agar menjalani hukuman penjara selama 8 tahun dengan denda sebanyak Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Zumi juga dituntut agar hak politiknya dicabut selama 5 tahun ke depan usai menjalani masa hukuman.

Ancaman pidana terhadap Zumi ini karena Jaksa KPK meyakini bahwa Zumi terbukti menerima gratifikasi sebanyak Rp 40 miliar, USD 177.300, SGD 100.000, dan satu unit Toyota Alphard sejak Zumi menjabat sebagai Gubernur Jambi pada 2016.

Selain itu Zumi juga diyakini terbukti memberi suap dengan total Rp 16.490.000.000 kepada pimpinan DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019. Uang suap diberikan Zumi terkait ketok palu pembahasan APBD Tahun Anggaran 2017.

Untuk kasus gratifikasi, Zumi dituntut dengan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Sedangkan untuk kasus suapnya, Zumi dituntut dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...