Kamis, 24 Januari 2019 | 18.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Penangkapan Dinilai Janggal, FPI Sebut Habib Rizieq Dijebak

Penangkapan Dinilai Janggal, FPI Sebut Habib Rizieq Dijebak

Reporter : Yudi | Kamis, 8 November 2018 - 17:06 WIB

IMG-29867

Habib Rizieq Shihab. (ist)

Jakarta, kini.co.id – Kabar penahanan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ditanggapi beragam.

Hingga saat ini pihak FPI tak menerima jika Rizieq dituduh mengibarkan bendera tersebut.

Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman berpendapat Rizieq dijebak. Bendera sengaja dikibarkan agar polisi datang ke rumahnya.

“Pada waktu Shubuh, Selasa (6/11), ada orang yang mendatangi kediaman Habib Rizieq untuk memasang bendera secara diam-diam di tembok luar belakang rumah beliau. Lalu saat matahari terbit, pelaku memfotonya. Kemudian setelah memfoto, mereka membuat laporan ke polisi patroli bahwa rumah Habib Rizieq diduga sebagai “Sarang ISIS” dengan menunjukkan foto yang mereka buat,” tulis Munarman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/11/2018).

Dalam waktu singkat, lanjutnya, pihak keamanan Saudi dari berbagai kesatuan sebanyak empat jeep dan sebuah sedan, sekitar jam 8 pagi, mengepung kediaman Habib Rizieq. Mereka mencabut bendera yang ditempel dengan double stip di dinding, kemudian melipatnya dengan rapih, diamankan dalam mobil patroli.

“Mereka lalu memanggil warga Saudi pemilik rumah dan meminta untuk mengontak Habib Rizieq agar keluar dari rumah,” kata dia.

Munarman menduga ini adalah ulah seseorang. Sebab pada proses penangkapan oleh aparat keamanan Saudi itu, tiba-tiba

ada orang yang membidik dengan kamera super canggih dari jarak sekitar 40 sampai 50 meter.

“Ini diketahui dari sudut pengambilan foto berdasarkan informasi dari orang yang menjaga rumah Habib Rizieq selama ini,” ucap dia.

Anehnya, tambah Munarman, belum ada satu jam Habib Rizieq dibawa oleh kepolisan Saudi, salah seorang asisten pribadi Habib Rizieq di Makkah mendapat kontak dari salah seorang pegawai Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, Arab Saudi. Pegawai ini menanyakan tentang kondisi Habib Rizieq.

“Dan dijawab oleh asisten beliau bahwa beliau baik tanpa menceritakan apa yang sedang terjadi. Saat itu berita kejadian tersebut belum ada yang mengekspose sama sekali, tapi sudah ada kontak dari KBRI di Riyadh. Apa itu sebuah kebetulan?,” tukasnya.

Baru beberapa jam kemudian, foto diviralkan oleh pelaku di group-group aplikasi pesan elektronik disertai narasi bahwa Habib Rizieq memasang Bendera ISIS dan berbagai informasi menyesatkan lainnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...