Kamis, 24 Januari 2019 | 06.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Bagaimana Tindakan Hukum untuk Remaja Mabuk Pembalut?

Bagaimana Tindakan Hukum untuk Remaja Mabuk Pembalut?

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 9 November 2018 - 07:52 WIB

IMG-29882

Pembalut dengan gel yang diincar remaja yang mabuk air rebusan pembalut wanita. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Mabuk menggunakan rebusan air pembalut wanita tengah viral di Indonesia. Kabarnya mabuk dengan gaya ini seiring dengan sulit dan mahalnya mendapatkan narkoba jenis sabu.

Mabuk menggunakan rebusan air pembalut wanita ini sudah mewabah di sejumlah wilayah di Jawa Tengah, Jawa Barat termasuk DKI Jakarta. Sayangnya pelaku dalam kasus ini sulit dijerat hukum karena tak ada aturan yang menggolongkan pembalut sebagai salah satu jenis narkotika.

Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Inspektur Jenderal Arman Depari mengatakan untuk mensiasati itu pihaknya akan memproses pelaku dengan dugaan penyalahgunaan.

“Biasanya narkoba itu penyalahgunaan. ini yang akan kita lakukan pemeriksaan kembali,” tutur Arman di Jakarta, Kamis, (8/11/2018).

Meski demikian, sambung Arman, BNN masih akan mengkajinya terlebih dahulu. Pasalnya pembalut merupakan produk legal dan bukan jenis narkotik.

Untuk diketahui, wabah mabuk menggunakan pembalut wanita ini biasa digunakan oleh anak-anak dan remaja jalanan yang selama ini biasa fly dengan menghirup lem, minum obat batuk cair dan pil koplo. Mereka merebus pembalut terlebih dulu, lalu meminum air rebusannya untuk mendapatkan efek mabuk.

Ironisnya, awalnya pembalut yang digunakan adalah pembalut lama di tempat-tempat pembuangan sampah. Namun, atas pertimbangan kebersihan dan higienis, pembalut yang digunakan sekarang adalah pembalut baru.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...