Kamis, 24 Januari 2019 | 06.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>DPR Sebut Kemenhub Harus Punya Nyali Cabut Izin Lion Air

DPR Sebut Kemenhub Harus Punya Nyali Cabut Izin Lion Air

Reporter : Redaksi | Jumat, 9 November 2018 - 09:35 WIB

IMG-29887

Jakarta, kini.co.id

Peristiwa duka yang menimpa korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 belum sirna. Kini peristiwa kecelakaan pesawat Lion Air kembali terjadi. Untungnya, pesawat dengan nomor terbang JT-633 rute Bengkulu-Jakarta belum sempat terbang.

Pesawat itu baru-baru ini menyenggol tiang koordinat di depan gerbang ruang VIP Bandara Fatmawati-Soekarno, Bengkulu.

Insiden kecelakaan itu terjadi pada Rabu 7 November 2018 lalu sekira pukul 18.21 WIB. Saat itu pesawat baru saja taxi out dari parkiran bandara menuju runway untuk lepas landas (take off).

Terkait itu, anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono menyebut sudah waktunya pemerintah memberikan tindakan tegas bagi maskapai yang berlambang singa tersebut.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan diminta harus punya nyali mencabut izin operasi Lion Air jika tidak mampu memenuhi standarisasi keselamatan yang benar.

“Daripada mengorbankan nyawa publik, ya terpaksa harus dicabut,” kata dia dikutip dari Okezone, Jumat (9/11/2018).

Ia menganggap adanya unsur kesengajaan dari Lion Air, sehingga mereka tidak memerhatikan regulasi keselamatan penumpang sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Kemenhub lanjutnya, diminta ketegasannya dalam menjatuhkan sanksi kepada Lion Air.

“Berarti, Menhub sebagai yang bertanggungjawab penuh kepada keselamatan transportasi penerbangan sesuai dengan Undang-Undang itu harus memberikan suatu teguran keras atau sanksi yang keras kepada Lion Air karena sudah tidak mengacu kepada standar keselamatan,” tegasnya.

Sebelumnya, terkait kecelakaan di bandara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro meminta maaf atas insiden yang terjadi di Bandara Fatmawati-Soekarno itu.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul. Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut,” kata Mandala dalam keterangan tertulis.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...