Selasa, 23 April 2019 | 06.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>DPR Sebut Kemenhub Harus Punya Nyali Cabut Izin Lion Air

DPR Sebut Kemenhub Harus Punya Nyali Cabut Izin Lion Air

Reporter : Redaksi | Jumat, 9 November 2018 - 09:35 WIB

IMG-29887

Jakarta, kini.co.id

Peristiwa duka yang menimpa korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 belum sirna. Kini peristiwa kecelakaan pesawat Lion Air kembali terjadi. Untungnya, pesawat dengan nomor terbang JT-633 rute Bengkulu-Jakarta belum sempat terbang.

Pesawat itu baru-baru ini menyenggol tiang koordinat di depan gerbang ruang VIP Bandara Fatmawati-Soekarno, Bengkulu.

Insiden kecelakaan itu terjadi pada Rabu 7 November 2018 lalu sekira pukul 18.21 WIB. Saat itu pesawat baru saja taxi out dari parkiran bandara menuju runway untuk lepas landas (take off).

Terkait itu, anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono menyebut sudah waktunya pemerintah memberikan tindakan tegas bagi maskapai yang berlambang singa tersebut.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan diminta harus punya nyali mencabut izin operasi Lion Air jika tidak mampu memenuhi standarisasi keselamatan yang benar.

“Daripada mengorbankan nyawa publik, ya terpaksa harus dicabut,” kata dia dikutip dari Okezone, Jumat (9/11/2018).

Ia menganggap adanya unsur kesengajaan dari Lion Air, sehingga mereka tidak memerhatikan regulasi keselamatan penumpang sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Kemenhub lanjutnya, diminta ketegasannya dalam menjatuhkan sanksi kepada Lion Air.

“Berarti, Menhub sebagai yang bertanggungjawab penuh kepada keselamatan transportasi penerbangan sesuai dengan Undang-Undang itu harus memberikan suatu teguran keras atau sanksi yang keras kepada Lion Air karena sudah tidak mengacu kepada standar keselamatan,” tegasnya.

Sebelumnya, terkait kecelakaan di bandara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro meminta maaf atas insiden yang terjadi di Bandara Fatmawati-Soekarno itu.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul. Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut,” kata Mandala dalam keterangan tertulis.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...