Kamis, 24 Januari 2019 | 06.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Imigrasi Akan Lakukan Pemeriksaan Internal, Ini Kata KPK

Imigrasi Akan Lakukan Pemeriksaan Internal, Ini Kata KPK

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 9 November 2018 - 11:42 WIB

IMG-29892

Jubir KPK, Febri Diansyah. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memberikan respon terkait rencana pemeriksaan internal yang dilakukan oleh pihak Imigrasi.

“Terkait dengan rencana pemeriksaan internal di Imigrasi, kami minta agar pemeriksaan saksi-saksi dilakukan setelah para saksi tersebut memberikan keterangan di pengadilan,” tutur Jubir KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Jumat, (9/11/2018).

Kata Febri, semua pihak perlu sama-sama menjaga agar proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor tidak terganggu.

Untuk diketahu, Imigrasi berencana melakukan pemeriksaan internal karena ada dugaan salah satu pegawainya turut serta dalam pelarian mantan Petinggi Presiden Direktur Eddy Sindoro dari kejaraan penyidik KPK ke luar negeri.

Dia yang diduga terlibat adalah Andi Sofyar. Andi bahkan diduga turut menerima uang sebanyak Rp 30 juta dan satu buah HP merk samsung tipe A6. Hal ini terungkap dalam persidangan pembacaan surat dakwaan Lucas pada Rabu, (7/11/2018).

Andi membantu kaburnya Eddy pada 29 Agustus 2018 lalu. Awalnya Eddy Sindoro kembali diusir oleh otoritas Imigrasi Malaysia.

Atas pengusiran tersebut, pada tanggal 29 Agustus 2018, Eddy ditemani oleh Jimmy dan Michael akan pulang ke Indonesia menggunakan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK 380 pukul 06.55 waktu Malaysia.

Mengetahui jadwal kepulangan Eddy Sindoro ke Indonesia, Lucas memerintahkan Dina Soraya membeli tiket untuk Eddy, Jimmy dan Michael dengan rute penerbangan Jakarta-Bangkok pada tanggal 29 Agustus 2018 pukul 09.40 WIB.

Menindaklanjuti perintah Lucas, Dina Soraya meminta Bowo untuk membeli tiket dimaksud dan menginformasikan jadwal kedatangan Eddy, Jimmy, dan Michael dari Malaysia. Selanjutnya Bowo pun membeli tida tiket Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 0866.

Pada tanggal 29 Agustus 2018 sekira pukul 08.00 WIB bersamaan dengan mendaratnya pesawat AirAsia AK 380 di Bandara Soekarno Hatta, Dwi Hendro Wibowo alias Bowo memerintahkan M Ridwan selaku Staff Customer Service Gapura mencetak pass atas nama Eddy Sindoro, Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie dan Michael Sindoro tanpa kehadiran yang bersangkutan untuk diperiksa identitasnya.

Bowo juga memerintahkan Andi Sofyar selaku petugas Imigrasi Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk stand by di area Imigrasl Terminal dan melakukan pengecekan status pencegahan Eddy Sindoro.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...
Hukum - Selasa, 22 Januari 2019 - 17:48 WIB

Presiden: Abu Bakar Ba’asyir harus nyatakan setia NKRI

RENCANA pembebasan bersyarat narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir terkendala surat pengakuan terhadap Pancasila dan NKRI. Namun Presiden Joko Widodo menegaskan ...
Peristiwa - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 WIB

Kapolda Metro Idham Aziz diangkat menjadi Kabareskrim

KEPALA Kepolisian Daerah Metro Jaya Idham Azis, hari ini diangkat menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Dia menggantikan Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto ...